SMSI Natuna Siap Kawal Pembangunan melalui Program Jaga Desa
- 28 Agt 2026 16:12 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna menyatakan kesiapan mendukung sekaligus mengawal pembangunan di seluruh desa di Kabupaten Natuna melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Ketua SMSI Natuna, Dhoni Papilius, menegaskan pihaknya siap berperan aktif dalam mengawal berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa agar berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan setelah pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepulauan Riau, di Ballroom Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Rabu 26 Agustus 2026. Dalam pengukuhan tersebut sekaligus dilaksanakan pelantikan Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa SMSI
Dhoni mengatakan SMSI Natuna akan memanfaatkan peran media untuk mendukung pembangunan desa sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik.
| Baca juga: Babinsa Kadur Perkuat Komsos Warga |
“SMSI Natuna siap mengawal segala program pembangunan yang ada di 70 desa di Kabupaten Natuna. Kami ingin media dapat menjadi bagian dalam mendukung pembangunan desa yang transparan, akuntabel dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dhoni.
Menurutnya, keterlibatan media dalam pembangunan desa penting untuk memastikan informasi mengenai program, kegiatan, serta penggunaan anggaran dapat diketahui masyarakat secara terbuka. Sekretaris Jenderal (Sekjen) SMSI, Makali Umar, mengatakan keberadaan Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa diarahkan untuk memberikan pendampingan dan pengawalan pembangunan di tingkat desa dengan memanfaatkan peran media sebagai bagian dari sistem informasi dan pengawasan.
“Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang diinisiasi Kejaksaan Agung RI,” Ucap Makali.
| Baca juga: Mahasiswa KPI Mulai PKL di Diskominfo |
Ia menjelaskan, sistem kerja Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa akan dibangun secara terintegrasi mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Dengan pola tersebut, berbagai informasi maupun persoalan yang muncul di desa diharapkan dapat lebih cepat terpantau melalui mekanisme media monitoring.
Sementara itu, Ketua Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa Kepri, Rinaldi Samjaya, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat menjadi penghubung informasi sekaligus mitra strategis pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa.
“Kami berharap Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa dapat menjadi jembatan informasi serta mitra strategis pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa agar berjalan transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Rinaldi.
Dengan terbentuknya Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa di tingkat daerah, SMSI berharap peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga ikut mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang terbuka dan bertanggung jawab.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, yang hadir dalam kegiatan tersebut turut mengapresiasi terbentuknya Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa. Menurutnya, keberadaan kelompok kerja tersebut sangat baik dalam mendukung pembangunan desa.
Kolaborasi antara media, pemerintah desa, ABPEDNAS, dan Kejaksaan diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus mendorong pelaksanaan pembangunan desa yang sesuai dengan aturan. SMSI Natuna menilai sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan di 70 desa dapat berjalan secara efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....