Jangan Abaikan Keselamatan di Air, Ini 4 Cara Cegah Tenggelam
- 25 Agt 2026 14:18 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Tenggelam merupakan salah satu penyebab kematian yang sebenarnya dapat dicegah. Melansir dari unggahan Instagram @whoindonesia, setiap tahunnya sekitar 300 ribu orang meninggal akibat tenggelam dan sebagian besar korbannya adalah anak-anak.
Untuk mencegah risiko tersebut, kewaspadaan terhadap keselamatan di sekitar air perlu menjadi perhatian bersama. Ada empat langkah yang dapat dilakukan, mulai dari lingkungan rumah hingga komunitas.
| Baca juga: Babinsa Bersihkan Parit Bersama Warga |
Pertama, amankan area yang memiliki sumber air di sekitar rumah. Kolam sebaiknya dipagari, sumur dan tangki air harus ditutup dengan aman, serta anak-anak perlu selalu berada dalam jangkauan dan pengawasan orang dewasa ketika berada di dekat air.
Kedua, selalu bersiap dan waspada saat berada di perairan. Gunakan pelampung ketika menggunakan transportasi air, jangan membiarkan anak bermain di air tanpa pengawasan, serta perhatikan dan patuhi tanda maupun peringatan bahaya ketika berekreasi di pantai.
| Baca juga: Kenali Ciri Madu Asli dan Palsu |
Selain itu, anak-anak perlu dibekali kemampuan berenang dan keterampilan dasar keselamatan di air. Kemampuan tersebut dapat membantu mereka mengenali bahaya dan merespons dengan lebih tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Ketiga, persiapkan diri menghadapi keadaan darurat dengan mengikuti pelatihan CPR atau resusitasi jantung paru serta teknik penyelamatan yang aman. Sebelum mendekati wilayah perairan, periksa kondisi cuaca dan air, pahami peringatan banjir serta rute evakuasi, dan jangan pernah memasuki air banjir.
Keempat, ciptakan dampak positif di lingkungan komunitas. Ajak keluarga, teman, orang tua, dan para pengasuh untuk mempelajari keselamatan di air, mengadakan pelatihan keselamatan air atau CPR, serta mendukung pendidikan keselamatan air di sekolah maupun lingkungan masyarakat. Dengan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan bersama, risiko tenggelam dapat ditekan dan lebih banyak nyawa dapat diselamatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....