Pemkab Natuna Perkuat Sinergi dan Akurasi Data Program Cek Kesehatan Gratis,

  • 19 Agt 2026 08:53 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Kesehatan menggelar evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Natuna Dive Resort, Desa Sepempang, Selasa ,18 Agustus 2026 pagi. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari hingga Rabu ,19 Agustus 2026.

Psserta evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah, Kepala Disdukcapil Natuna Ilham Khauli, Kepala UPT Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Soetomo. Hadir juga para , perwakilan OPD, serta para kepala puskesmas di luar Kecamatan Bunguran Timur yang mengikuti secara daring.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah mengatakan, evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana Program CKG berjalan di lapangan, baik dari sisi cakupan masyarakat yang menerima layanan maupun kualitas pelayanan. Menurutnya, evaluasi juga penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan program sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal.

Hikmat menjelaskan, Program CKG merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko maupun penyakit. Ia menegaskan, pelaksanaan CKG tidak boleh berhenti pada kegiatan pemeriksaan kesehatan semata. Masyarakat juga harus mendapatkan informasi yang jelas, akses pelayanan yang mudah, serta tindak lanjut apabila ditemukan permasalahan kesehatan.

Selain kualitas pelayanan, Hikmat turut menekankan pentingnya akurasi data hasil pemeriksaan kesehatan. Data yang tercatat dengan baik, menurutnya, harus dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan intervensi kesehatan di Kabupaten Natuna.

“Jangan sampai data hanya menjadi angka dalam laporan, tetapi harus benar-benar menjadi dasar untuk melakukan intervensi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” Ujar Hikmat.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Natuna Ilham Khauli menekankan pentingnya sinergi antara data kependudukan dengan pelayanan kesehatan. Menurutnya, data administrasi kependudukan yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan masyarakat memperoleh hak pelayanan dasar.

Ilham mengungkapkan, masih terdapat lebih dari 6.000 data masyarakat yang belum aktif dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Selain itu, masih ditemukan masyarakat yang menghadapi kendala dalam mengakses pelayanan kesehatan akibat data kependudukan yang belum lengkap atau belum diperbarui.

Ia menilai, persoalan tersebut menunjukkan bahwa akurasi dan pemutakhiran data kependudukan tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga berhubungan langsung dengan pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan dasar, khususnya kesehatan. Sebagai langkah penguatan sinergi, Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna bersama Disdukcapil Kabupaten Natuna menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemanfaatan dan pemutakhiran data kependudukan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membangun pelayanan yang lebih terpadu, cepat, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan pemaparan materi serta diskusi mengenai pelaksanaan dan evaluasi Program CKG.

Melalui evaluasi dan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong agar Program CKG semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang efektif dan berbasis data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....