Warga Natuna Disarankan Chek Kepesertaan BPJS Kesehatannya

  • 09 Agt 2026 15:08 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Pemerintah terhitung mulai 1 September 2026 mendatang akan menonaktifkan ribuan kepesertaan BPJS Kesehatan kepada warganya yang tergolong mampu. Tidak terkecuali untuk Kabupaten Natuna dimana tercatat ada 5.715 warga yang kepesertaan BPJS mereka sebelumnya dibayarkan Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah kepada RRI menjelaskan tidak hanya dari Pemerintah Daerah tapi juga ada Penonaktifan kepesertaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Hikmat mengatakan dari Pemerintah Pusat dimungkinkan kepesertaan melalui JKN KIS dibawah Kementerian Sosial ada sekitar 2.700 peserta yang dinonaktifkan.

“Kalau yang dari Kementerian Sosial ini yang dinon aktifkan mungkin masih tergolong tidak mampu dari desil 6 mungkin kita geser ke penerima bantuan iuran oleh Pemerintah Daerah.” Ujar Hikmat Aliansyah kepada presenter Marjani, Jum’at 6 Agustus 2023.

Pada kesempatan yang sama Kepala BPJS Kesehatan Natuna, Ira Tri Wahyuni mengajak seluruh warga Natuna untuk mengecek kepesertaan mereka di Microsite Pasti JKN. Melalui aplikasi tersebut warga masyarakat bisa mengecek kepesertaan BPJS Kesehatan mereka baik untuk PBPU Pemda maupun PBIJK dari Kementerian Sosial.

“Jangan panik dulu gitu tapi pastikan kepesertaannya sudah benar benar non aktif….semua warga Natuna bisa melakukan pengecekan dirinya untuk peserta PBU Pemda dan PBIJKN di Microsite Pasti dot JKN dan segera melaporkan.” Ujar Ira Triwahyuni menjawab soal mekanisme pelaporan.

Lebih lanjut dijelaskannya untuk cara melaporkan cukup dengan membawa Kartu Keluarga dan buku rekening. Intinya peserta yang melaporkan ini berarti mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri .

“Tanggung jawabnya pun jadinya mandiri di keluarga itu, untuk pendaftaran mandiri ini wajib satu KK” Ujarnya lagi.,

Untuk cara lain yang bisa dilakukan masyarakat mengecek kepesertaan BPJS Kesehatan mereka ujarnya dapat datang ke Kantor Desa atau Puskesmas . Cara ini dinilai lebih mudah karena kemungkinan masyarakat ujarnya bingung dengan Microsite yang menampilkan data kepesertaan BPJS Kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....