GTRA Natuna Perkuat Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan

  • 04 Agt 2026 11:10 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Reforma Agraria atau GTRA Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Selasa, 4 Agustus 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan selaku Ketua Tim GTRA Kabupaten Natuna, didampingi Wakil Bupati Jarmin Sidik,.

Rapat Koordinasi itu dihadiri Kepala BPN Natuna, Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua LAM Natuna, dan diikuti secara hibrida oleh BPN Provinsi Kepulauan Riau serta sejumlah instansi terkait. Rapat koordinasi tahun ini mengusung tema "Reforma Agraria Berbasis Penataan Aset dan Penataan Akses untuk Mendukung Ketahanan Pangan Daerah".

Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Kantor BPN Natuna, yang telah mempersiapkan pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Bupati berharap melalui rapat ini seluruh lembaga terkait memiliki persepsi dan komitmen yang sama dalam melaksanakan penataan aset maupun penataan akses tanah sesuai tujuan reforma agraria.

Menurut Bupati, reforma agraria tidak hanya berfokus pada penataan aset tanah, tetapi juga harus mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam memanfaatkan tanah secara produktif. Bupati Natuna menjelaskan akses tersebut meliputi kemudahan memperoleh fasilitas pendukung, pengembangan industri, hingga perluasan akses pasar agar hasil produksi masyarakat memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Dengan penguatan reforma agraria, pemerintah berharap masyarakat semakin produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Bupati Cen menegaskan, tujuan utama reforma agraria adalah memastikan masyarakat dapat memanfaatkan tanah secara optimal, mudah, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan mereka.

Ia berharap seluruh program reforma agraria dapat dipercepat melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPN, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Reforma agraria tidak hanya berbicara mengenai penataan aset tanah, tetapi juga bagaimana masyarakat memperoleh akses terhadap tanah, fasilitas pendukung, industri hingga pasar. Dengan begitu masyarakat dapat memanfaatkan lahan secara produktif, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah." Ujar Cen Sui Lan

Kepala BPN Natuna, Amir Nugroho, menegaskan bahwa penguatan reforma agraria bukan hanya menyangkut penataan aset tanah negara, tetapi juga penataan akses untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Menurut Amir, salah satu langkah yang terus diperkuat adalah skema redistribusi tanah agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mengakses dan memanfaatkan lahan secara produktif.

"Penguatan reforma agraria bukan hanya berfokus pada penataan aset tanah negara, tetapi juga pada penataan akses. Melalui redistribusi tanah dan kemudahan akses bagi masyarakat, diharapkan reforma agraria mampu mendukung ketahanan pangan dan mendorong peningkatan ekonomi mmasyarakat.Ucap Amir Nugraha

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta diharapkan mampu menyusun langkah-langkah strategis yang terintegrasi guna mempercepat pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Natuna. Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis kolaborasi antara pemerintah, BPN, dan seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat pelaksanaan reforma agraria, mendorong ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....