Polisi Selidiki Dugaan Percobaan Penculikan Anak di Palmatak

  • 27 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna: Polsek Palmatak, Polres Kepulauan Anambas bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak perempuan di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu 26 Juli 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah di RT 006/RW 002, Dusun I, Desa Ladan.

Korban diketahui merupakan seorang pelajar sekolah dasar berusia delapan tahun yang saat itu berada seorang diri di dalam rumah. Berdasarkan keterangan awal kepada pihak kepolisian, korban mengaku melihat seorang pria tidak dikenal masuk ke dalam rumah.

Pria tersebut disebut mengenakan pakaian serba hitam dan masker hitam. Korban juga menyebut pria tersebut diduga membawa sebilah pisau, sebuah karung, serta sehelai kain. Karena merasa takut, korban segera menyelamatkan diri.

Anak tersebut kemudian berlari menuju kamar dan keluar melalui jendela yang terhubung ke gudang di belakang rumah. Korban bersembunyi selama beberapa menit hingga mendengar suara temannya memanggil. Saat kembali masuk ke dalam rumah, pria yang sebelumnya dilihat sudah tidak berada di lokasi. Korban kemudian mendapati salah satu laci lemari di ruang tamu dalam keadaan terbuka.

Meski demikian, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang yang dilaporkan hilang. Polisi pun masih mendalami motif dan kronologi peristiwa tersebut.

Menerima laporan itu, personel Polsek Palmatak langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan, serta memulai proses penyelidikan. Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan masyarakat diminta tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Proses penyelidikan saat ini masih terus berlangsung.

"Laporan dugaan percobaan penculikan ini perlu disikapi secara serius, namun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Langkah cepat kepolisian melakukan olah TKP dan penyelidikan patut diapresiasi agar fakta dapat terungkap secara objektif. Di sisi lain, masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan. Peran orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak serta kepedulian warga untuk segera melapor jika menemukan hal mencurigakan menjadi kunci menjaga keamanan lingkungan " Ujar Kapolres Anambas

Selain itu, orang tua juga diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik saat berada di luar rumah maupun ketika berada di rumah tanpa pendamping orang dewasa. Kepolisian juga mengajak masyarakat segera melaporkan kepada Polsek terdekat atau melalui layanan darurat 110 apabila melihat orang yang mencurigakan atau mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dengan dukungan dan kerja sama masyarakat, Polres Kepulauan Anambas berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sementara proses penyelidikan dilakukan secara profesional untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....