Perumda Tirta Nusa Natuna Sempurnakan Penerapan GCG dan Manajemen Risiko

  • 25 Jul 2026 20:10 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna- Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna terus melakukan penyempurnaan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko melalui pendampingan konsultan selama tiga bulan, terhitung sejak Mei hingga Juli 2026. Program ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih transparan, akuntabel, dan profesional.

Konsultan pendamping, Yofi Agustian, mengatakan penerapan GCG dan manajemen risiko bertujuan memastikan perusahaan berjalan sesuai tata kelola yang baik. Menurutnya, seluruh proses bisnis harus mengacu pada prinsip-prinsip GCG agar perusahaan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Konsultan Yofi Agustian

“Tujuan dari GCG dan penerapan manajemen risiko adalah supaya perusahaan berjalan sesuai dengan koridor yang seharusnya. Penerapan GCG harus didasari prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibility, independensi, fairness, dan safety,” ujar Yofi, Sabtu 25 Juli 2026.

Yofi menjelaskan penerapan GCG dan manajemen risiko sebenarnya telah dilakukan oleh Perumda sejak beberapa tahun lalu. Pendampingan selama tiga bulan difokuskan untuk menyempurnakan sistem yang masih memerlukan perbaikan.

“Selama tiga bulan, dari Mei sampai Juli 2026, kami sebagai konsultan melakukan upaya penyempurnaan agar GCG dan manajemen risiko berjalan sebagaimana seharusnya. Saat ini progres penerapannya sudah berada di kisaran 70 hingga 75 persen,” katanya.

Salah satu fokus pendampingan adalah melakukan transformasi sistem administrasi dan pembukuan dari metode manual menjadi sistem yang terintegrasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan perusahaan.

“Yang tadinya semua pembukuan dan proses kerja masih manual akan kita migrasikan menjadi sistem yang lebih sistematik agar penerapan GCG dapat berjalan dengan baik,” Ucapnya.

Yofi menegaskan keberhasilan penerapan GCG tidak hanya bergantung pada sistem yang telah disusun oleh konsultan. Peran aktif manajemen dan seluruh karyawan menjadi kunci agar sistem tersebut dapat diterapkan secara konsisten.

Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna menargetkan penyempurnaan penerapan GCG dan manajemen risiko dapat rampung pada awal 2027. Dengan tata kelola perusahaan yang lebih baik, diharapkan kinerja dan kondisi keuangan perusahaan semakin sehat sehingga seluruh kewajiban kepada pihak ketiga maupun karyawan dapat dipenuhi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....