Alasan Perlunya Program Pendampingan Rohani Pasien RSUD Natuna

  • 25 Jul 2026 20:15 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - RSUD Natuna secara resmi menggandeng Kementerian Agama dalam pelayanan bimbingan dan pendampingan Rohani bagi pasien rawat inap. Kerjasama tersebut dituangkan melalui kesepakatan kedua lembaga itu pada yang ditandatangani oleh Direktur RSUD Natuna dr. Ari Fajarudi dan Kepala Kementerian Agama Natuna, Subadi pada Selasa, 21 Juli 2026 yang berlangsung di RSUD Natuna.

Direktur RSUD Natuna dr. Ari Fajarudi saat berdialog di RRI Ranai pada Jum’at 24 Juli 2026 menjelaskan akan pentingnya program bimbingan dan pendampingan yang akan dilakukan untuk pasien. Melalui program ini diharapkannya akan dapat memberikan efek positif terhadap perkembangan emosional dan spiritual para pasien.

Sebenarnya kata dr. Ari, program ini bukan sebagai inovasi baru dan di sejumlah rumah sakit di luar juga telah dilakukan. Namun untuk RSUD Natuna diakuinya baru pada tahap memulai.

Ia mengatakan pada prinsipnya program ini muncul karena kebutuhan pasien itu sendiri. Dijelaskan dr. Ari bagi pasien yang sedang sakit pasti terjadi ketidakstabilan emosi dan ketidakstabilan spiritual dibandingkan saat kondisi normal.

“ Mungkin kegelisahan lebih dari kondisi dia normal ya…nah berangkat dari sini kita memberikan pelayanan Kesehatan itu secara universal atau Holistik dalam bahasanya” Ujar Direktur RSUD Natuna kepada presenter Yusfianti.

Dikatakannya lewat program ini pelayanan Kesehatan yang diberikan tidak hanya membantu dalam obat-obatan tapi juga emosional dan spritualnya dengan mendekatkan diri kepada sang Pencipta. RSUD Natuna mencoba mengemas manjemen emosi sehingga obat-obatan yang diberikan semakin berdampak untuk kesembuhan pasien.

“ Kita mencoba mengemas manajemen emosi, atau kecemasannya sehingga obat obatan yang kita berikan itu efeknya lebih terlihat lah.” Ujarnya lagi

Ia juga mencontohkan tentang beberapa kasus pasien yang berada dalam stadium akhir. Untuk pasien bersangkutan dalam pengobatannya memerlukan tidak hanya obat melainkan juga pencerahan rohani sehingga diharapkan muncul semangat baru dalam diri pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....