Begini Kisaran Kebocoran Pipa Air Perumda Tirta Nusa Natuna

  • 22 Jul 2026 22:06 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Ketersediaan air bersih yang mengalir ke rumah rumah pelanggan Perumda Tirta Nusa Natuna hingga saat ini dimunginkan masih menghadapi hambatan. Hambatan tersebut adalah tingkat kebocoran pipa jaringan distribusi air yang diperkirakan mencapai angka 30 hingga 40 persen.

Direktur Perumda Tirta Nusa Natuna Zaharuddin kepada RRI, Rabu 22 Juli 2026 menjelaskan perkiraan tingkat kebocoran pipa tersebut berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh BPKP. Namun di yakininya untuk tingkat kebocoran itu bisa mencapai 37 hingga 40 persen.

Menurut Bang Deng, sapaan akrab Direktur Perumda Tirta Nusa Natuna ini dengan angka kebocoran 30 hingga 40 persen itu sudah cukup tinggi. Dan untuk ambang batas kebocoran itu dikatakannya hanya sampai 20 persen baru bisa dikatakan jaringan air bersih berjalan normal

“Bahkan untuk saat ini baru bisa dikatakan normal jika tingkat kebocoran itu mencapai 0 persen” Ujar Zaharuddin menjelaskan.

Persoalan ini dinilai akan menjadi kendala saat akan beroperasinya embung Sebayar dalam menyuplai air bersih ke rumah rumah pelanggan Perumda Tirta Nusa Natuna. Meskipun dari hasil uji coba debit air di Embung Sebayar pada sabtu 19 Juli 2026 lalu sudah melampui 50 detik perliter, namun saat nanti dioperasikan tidak akan maksimal.

Untuk penanganan kebocoran pipa distribusi air tersebut hingga akhir tahun 2026 mendatang dimungkinkan masih belum dapat dilakukan. Hal ini menurutnya untuk penggantian pipa dan perluasan jaringan ke pelanggan memerlukan biaya mencapai ratusan milyar rupiah.

“ Belum bisa, kalau sebelum diganti seluruh pipa jaringan itu belum dapat dilakukan” Ujar Direktur Perumda Tirta Nusa Natuna Zaharuddin.

Dijelaskan lagi untuk persoalan kebocoran ini merupakan pipa distribusi air milik Perumda Tirta Nusa Natuna yang berada di wilayah Kecamatan Bunguran Timur dan sekitarnya. Sedangkan untuk pipa jaringan air PDAM di Sedanau dan di Pulau laut dinyatakanya sudah selesai.

“Termasuk di Pulau Tiga juga agak Clear, cuman di Kecamatan itu belum termasuk dalam target pelayanan 100 persen dari Perumda Tirta Nusa Natuna…dan nanti kita akan buatkan regulasinya” Ujarnya lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....