87% Mahasiswa Merasa Salah Jurusan, Apa Penyebab Utamanya?
- 16 Jul 2026 20:45 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting yang dapat memengaruhi masa depan seseorang. Namun, berdasarkan survei Indonesian Career Center Network (ICCN) pada 2017 menunjukkan bahwa 87% responden mahasiswa mengaku merasa salah jurusan.
Angka tersebut sering menjadi perhatian karena menunjukkan banyak mahasiswa merasa pilihan studinya tidak sesuai harapan. Meski demikian, hasil survei itu tidak dapat digeneralisasi sebagai kondisi seluruh mahasiswa di Indonesia.
| Baca juga: Babinsa Air Payang Pererat Silaturahmi |
Salah satu penyebab utama adalah kurangnya pemahaman terhadap minat dan bakat sejak masih di bangku sekolah. Akibatnya, banyak mahasiswa baru menyadari ketidaksesuaian setelah mengikuti perkuliahan selama beberapa semester.
Faktor lain yang cukup berpengaruh adalah dorongan dari orang tua, keluarga, atau lingkungan sekitar. Tidak sedikit mahasiswa memilih jurusan demi memenuhi harapan orang lain, bukan berdasarkan keinginan pribadi.
Kurangnya informasi mengenai isi perkuliahan juga menjadi penyebab banyak mahasiswa merasa salah jurusan. Sebagian calon mahasiswa hanya mengetahui nama jurusan tanpa memahami mata kuliah, metode belajar, dan prospek kariernya.
Selain itu, banyak siswa memilih jurusan karena dianggap memiliki peluang kerja dan gaji yang tinggi. Ketika kenyataan di bangku kuliah tidak sesuai ekspektasi, rasa bosan dan penyesalan pun mulai muncul.
Karena itu, calon mahasiswa perlu mengenali potensi diri dan mencari informasi selengkap mungkin sebelum menentukan jurusan kuliah. Keputusan yang didasarkan pada minat, kemampuan, dan tujuan karier akan membantu mengurangi risiko merasa salah jurusan di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....