Hari Bahasa Kiswahili Sedunia Setiap 7 Juli, Simak Sejarah dan Tema 2026

  • 06 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Hari Bahasa Kiswahili Sedunia diperingati secara global setiap tahun pada tanggal 7 Juli. Peringatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada bahasa kiswahili sebagai salah satu bahasa yang paling banyak dituturkan di Afrika dan dunia, dengan lebih dari 200 juta penutur.

Melansir dari situs resmi PBB, Hari Bahasa Kiswahili Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui Resolusi A/RES/78/312 dan pertama kali dirayakan pada tahun 2022. Penetapan ini semakin menegaskan pentingnya bahasa Kiswahili dalam memupuk solidaritas, perdamaian, dan persatuan pan-Afrika.

Bahasa Kiswahili diakui oleh UNESCO sebagai bahasa Afrika pertama yang memiliki hari internasionalnya sendiri. Bahasa Kiswahili mencerminkan kekuatan multibahasa dalam mendorong keberagaman, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan.

Pada tahun 2025, UNESCO semakin meningkatkan status global bahasa Kiswahili dengan menetapkannya sebagai bahasa resmi ketujuh dalam Konferensi Umum UNESCO. Ini menjadikan bahasa Kiswahili menjadi bahasa pertama yang berasal dari Afrika yang meraih kehormatan tersebut.

Sebagai jembatan antar komunitas dan peradaban, bahasa Kiswahili memainkan peran krusial dalam pendidikan berkualitas, pelestarian budaya, serta kemajuan sosial-ekonomi. Lebih dari sekadar sarana komunikasi, bahasa Kiswahili merupakan pembawa identitas, nilai-nilai, dan pandangan dunia, yang merepresentasikan kekayaan ragam budaya benua Afrika.

Bahasa Kiswahili merupakan sarana komunikasi dan integrasi yang vital di wilayah Afrika Timur, Tengah, dan Selatan, serta menjadi bahasa resmi Uni Afrika, SADC, dan EAC. Kiswahili lebih dari sekadar bahasa, tetapi juga merupakan wadah bagi identitas, persatuan, dan budaya Afrika.

Tahun ini, tema Hari Bahasa Kiswahili Sedunia adalah “Kiswahili for Peace, Solidarity and Global Economic Diplomacy.” Tema tahun ini ingin menyoroti peran Kiswahili sebagai bahasa dialog, identitas budaya, pendidikan, integrasi kawasan, pembangunan perdamaian, dan kerja sama internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....