Mengenal Sejarah Hari Tari Lingkaan Sedunia
- 05 Jul 2026 06:32 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Hari Tari Lingkaran Sedunia secara lobal dirayakan setiap hari Minggu pertama bulan Juli, tahun ini jatuh pada tanggal 5 Juli. Perayaan ini bertujuan untuk menyatukan komunitas global melalui tarian rakyat tradisional dan gerakan sinkopasi demi mempromosikan perdamaian, harmoni, serta kegembiraan bersama.
Melansir dari Days Of The Year, Hari Tari Lingkaran Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2016. Peringatan ini dicetus untuk mengapresiasi gerakan tari lingkaran modern yang dipopulerkan pada tahun 1970-an dan 1980-an oleh maestro balet asal Jerman, Bernard Wosien.
Tarian lingkaran merupakan praktik kuno yang telah menjadi bagian dari berbagai budaya. Gerakan tarian ini mulai berkembang pesat pada tahun 1970-an, dipicu oleh sebuah komunitas spiritual dan ekologis di Skotlandia.
Awalnya digunakan sebagai sarana untuk menyatukan dan memusatkan batin para peserta retret yang datang dari berbagai tempat. Popularitas tarian ini kemudian meluas ke seluruh Inggris dan akhirnya ke berbagai belahan dunia lainnya sepanjang tahun 1980-an.
Perayaan ini menjadi wadah bagi berbagai kelompok untuk berkumpul dan mempraktikkan bentuk komunikasi. Selain itu, perayaan ini juga sebagai bentuk ekspresi yang bersumber dari tradisi tari yang kaya dan beragam dari berbagai budaya di seluruh dunia.
Setiap tahun, partisipasi dalam perayaan ini terus meningkat, dengan lebih dari 250 kelompok dari lebih dari 25 negara turut serta. Dengan memadukan beragam jenis musik serta aneka gerakan tari, baik yang bersifat tradisional maupun baru, perayaan ini berfokus pada transformasi, pengalaman, persatuan, dan banyak hal lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....