SAR Natuna Cari Nelayan Hilang Kontak di Perairan Subi

  • 20 Jun 2026 06:37 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna : Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mengerahkan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB) untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Jumat 19 Juni 2026. Operasi pencarian dilakukan setelah Kantor SAR Natuna menerima laporan mengenai seorang nelayan bernama Arif (26), warga Kampung Tarayak, Desa Terayak, Kecamatan Subi, yang belum kembali dari aktivitas melaut.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan menggerakkan tim dan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait guna melakukan pencarian. Berdasarkan informasi yang diterima, Arif berangkat pada kamis , 18 Juni 2026, sekitar pukul 13.00 WIB untuk mengantar ransum menuju Kapal Lengkong yang berada di perairan sekitar Subi.

Setelah menyelesaikan tugas mengantar ransum, korban diketahui melanjutkan aktivitas melaut seperti yang biasa dilakukannya sehari-hari. Namun hingga Jumat, korban belum kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi oleh pihak keluarga maupun rekan sesama nelayan.

“Sampai dengan saat ini, Arif belum kembali dan belum dapat dihubungi. Berdasarkan informasi tersebut, Kantor SAR Natuna langsung merespons dengan mengerahkan unsur-unsur terkait,” ujar Abdul Rahman.

Dalam operasi pencarian hari pertama, Kantor SAR Natuna mengerahkan sejumlah unsur SAR gabungan untuk membantu proses pencarian di lapangan. Unsur yang terlibat antara lain masyarakat Desa Terayak, Pos Angkatan Laut Subi, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi area terakhir keberadaan korban sebelum dinyatakan hilang kontak. Operasi pencarian difokuskan di sekitar koordinat 03°05.512' Lintang Utara dan 108°41.908' Bujur Timur dengan memanfaatkan armada laut yang tersedia.

Selain melakukan penyisiran langsung di laut, tim SAR juga terus mengumpulkan informasi dari para nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan Subi guna memperluas jangkauan pencarian. Kantor SAR Natuna menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memaksimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.

Hingga berita ini diturunkan, Arif masih dalam proses pencarian. Masyarakat dan para nelayan yang mengetahui informasi atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban diimbau segera melaporkannya kepada Kantor SAR Natuna atau pihak berwenang terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....