Kapolres Natuna Pimpin Aksi Indonesia Asri di Pulau Terluar
- 20 Jun 2026 06:24 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Natuna menggelar kegiatan Indonesia Asri berupa aksi bersih-bersih pantai dan pelepasan tukik di Pulau Senoa, salah satu pulau terluar yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna, Jumat 19 Juni 2026. Sejak pagi hari, tepat pukul 06.30 WIB, rombongan yang dipimpin Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, SH, SIK, MM, M.Tr.Opsla bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Natuna bertolak dari Pelabuhan Teluk Baruk, Desa Sepempang, menuju Pulau Senoa dengan menggunakan transportasi laut.
Perjalanan menuju pulau terluar tersebut menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga kelestarian lingkungan hidup yang menjadi aset penting bangsa. Kegiatan ini melibatkan sekitar 80 personel Polres Natuna, unsur Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna, Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, 10 anggota Bhayangkari, serta 10 anggota komunitas pecinta alam yang turut ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan tersebut.
Setibanya di Pulau Senoa, para peserta langsung menyebar di sepanjang kawasan pesisir untuk membersihkan sampah yang berserakan di bibir pantai. Sampah yang terkumpul terdiri dari limbah plastik, kayu hanyut, dan berbagai jenis sampah lainnya yang terbawa arus laut. Hamparan pasir putih dan panorama laut biru Pulau Senoa menjadi latar kegiatan yang sarat makna tersebut. Semangat gotong royong terlihat ketika seluruh peserta bahu-membahu membersihkan kawasan pantai demi menjaga keindahan alam perbatasan.
Selain aksi bersih-bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan pelepasan 100 ekor anak penyu atau tukik ke habitat alaminya. Pelepasan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian satwa laut yang dilindungi. Ratusan tukik yang bergerak menuju lautan lepas menjadi pemandangan menarik sekaligus simbol harapan bagi keberlangsungan populasi penyu di perairan Natuna pada masa mendatang.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie mengatakan bahwa Natuna merupakan wilayah strategis yang menjadi wajah Indonesia di kawasan perbatasan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan Indonesia Asri merupakan wujud nyata kecintaan terhadap lingkungan sekaligus bentuk kepedulian untuk menjaga warisan alam bagi generasi yang akan datang.
“Natuna adalah wajah Indonesia di perbatasan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan wujud cinta terhadap lingkungan dan bentuk kepedulian kita untuk merawat alam demi masa depan generasi mendatang,” ujar Kapolres Natuna.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar yang menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kapolres menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan dengan membersihkan sampah, tetapi juga melalui upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi habitat satwa yang memiliki peran penting dalam kehidupan laut.
Melalui kegiatan Indonesia Asri yang dipadukan dengan pelepasan tukik tersebut, Polres Natuna berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan sumber daya alam. Diharapkan keindahan serta kekayaan hayati Natuna tetap terjaga untuk generasi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....