Rumah Warga di Kelarik Air Mali Ludes Terbakar

  • 17 Jun 2026 09:37 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna - Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga di Jalan Datok Kaya Wan Muhammad Isa, RT 001/RW 004, Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Selasa 16 Juni 2026 sore. Rumah milik Asfawi Bakar (57) tersebut dilaporkan terbakar sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum kebakaran terjadi salah seorang penghuni rumah mendengar suara berdetak yang berasal dari arah meteran listrik sekitar pukul 14.40 WIB. Saat itu suara yang terdengar tidak menimbulkan kecurigaan sehingga aktivitas di dalam rumah tetap berjalan seperti biasa. Namun tidak lama kemudian, muncul kobaran api dari bagian atas bangunan rumah.

Api dengan cepat membesar karena sebagian besar konstruksi rumah terbuat dari material kayu. Kondisi tersebut membuat api mudah menjalar ke bagian bangunan lalainnya. Mengetahui adanya kebakaran, penghuni rumah bersama warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman secara swadaya sambil meminta bantuan kepada masyarakat lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsubsektor Bunguran Utara bersama Bhabinkamtibmas Polsubsektor Bunguran Utara Polsek Bunguran Barat langsung turun ke lokasi guna membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan situasi di sekitar tempat kejadian kebakaran . Dengan peralatan seadanya berupa ember dan satu unit mesin alkon, warga bahu-membahu memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar rumah yang terbakar.

Berkat kerja sama masyarakat dan aparat kepolisian, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah api padam, warga bersama petugas melanjutkan proses pendinginan dan evakuasi puing-puing bangunan. Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Oloan Purba, mengatakan berdasarkan hasil pengecekan awal dan keterangan sejumlah saksi di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting.

“Diduga sumber api berasal dari korsleting listrik. Beruntung respons cepat warga dan aparat di lapangan berhasil mencegah api menjalar ke rumah-rumah lainnya sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan,” ujar Iptu Oloan Purba.

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di tempat. Di dalam rumah hanya terdapat istri dan anaknya yang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Kapolsek Bunguran Barat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik rumah tangga. Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap kabel, stop kontak, meteran listrik, dan peralatan elektronik perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya korsleting.

“Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan sesuai standar. Jangan menggunakan kabel yang sudah rusak atau menumpuk sambungan listrik secara berlebihan.

Warga diingatkan apabila meninggalkan rumah dalam waktu lama, matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar akibat kebakaran,” Ucap Iptu Oloan Purba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....