Damkar Natuna Evakuasi Ular di Permukiman Warga

  • 12 Jun 2026 09:13 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna :Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Natuna kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat terkait kemunculan ular di kawasan permukiman warga. Kegiatan evakuasi ular tersebut dilaksanakan pada Kamis 11 Juni 2026 di wilayah Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, setelah petugas menerima laporan dari seorang warga bernama Rama.

Laporan diterima oleh petugas pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti oleh tim Damkar Natuna untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh hewan melata tersebut. Operasi penyelamatan berada di bawah tanggung jawab Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, dengan koordinasi Kepala Bidang Damkar Romi Heri Abdi,

Sementara itu, pengendalian lapangan dan pengawasan operasi dilakukan oleh Starki, S.IP dan Nurhakim, A.Md sebagai perwira pengawas yang bertugas memastikan proses evakuasi berjalan aman dan sesuai prosedur. Tim Damkar bergerak menuju lokasi menggunakan armada BP 9015 N pada pukul 10.44 WIB setelah menerima informasi dari pelapor.

Petugas tiba di lokasi kejadian yang berada di kawasan Ranai Darat pada pukul 10.50 WIB dan langsung melakukan penilaian situasi guna menentukan langkah evakuasi yang tepat. Dengan menggunakan peralatan khusus penanganan satwa liar, petugas melakukan pencarian dan pengamanan ular yang berada di sekitar area rumah warga.

Keberadaan ular tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan penghuni rumah, terutama anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Berkat keterampilan serta pengalaman petugas Damkar Natuna dalam menangani berbagai operasi penyelamatan non kebakaran, proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan aman.

Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Situasi di lokasi juga dapat segera kembali kondusif setelah ular berhasil diamankan. Operasi penyelamatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti dan tidak memerlukan bantuan tambahan dari masyarakat sekitar selama proses evakuasi berlangsung.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan tidak terdapat ancaman lanjutan, tim Damkar kembali ke posko pada pukul 11.15 WIB untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti komitmen Damkar Natuna dalam memberikan pelayanan cepat, profesional, dan responsif tidak hanya pada kejadian kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

"Masyarakat kami imbau agar tetap tenang apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya masuk ke lingkungan rumah. Jangan mencoba menangkap atau mengusir sendiri karena dapat membahayakan keselamatan"Ujar Kadis Damka Natun Syawal.

Ia berharap warga dapat melaporkan kepada petugas Damkar agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional. Selain itu, warga juga diminta turut serta menjaga kebersihan lingkungan, memangkas semak-semak, serta menutup celah yang dapat menjadi tempat persembunyian ular guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....