Damkar Natuna Evakuasi Ular Piton di Permukiman Warga Bandarsyah

  • 09 Jun 2026 09:50 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Natuna kembali melaksanakan operasi penyelamatan non kebakaran pada senin 8 Juni 2026 malam. Petugas Damkar Natuna mengevakuasi seekor ular piton yang ditemukan di kawasan Pering, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.

Sebelumnya laporan mengenai keberadaan ular tersebut diterima petugas dari seorang warga bernama Dika sekitar pukul 21.21 WIB. Keberadaan reptil berukuran cukup besar itu menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah dan warga sekitar.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Natuna segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat dari potensi ancaman hewan liar tersebut. Kegiatan penyelamatan berada di bawah tanggung jawab Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, dengan koordinasi Kepala Bidang Damkar, Romi Heri Abdi, SE.

Sementara itu, pengawasan operasi dilakukan oleh Perwira Pengawas Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan, Starki, S.IP dan Nurhakim, A.Md, yang memastikan proses evakuasi berjalan aman sesuai prosedur. Tim berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional BP 9015 N dan tiba di tempat kejadian pada pukul 21.30 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan identifikasi posisi ular piton serta mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk proses penangkapan. Dengan mengutamakan keselamatan petugas dan warga sekitar, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar ular dapat diamankan tanpa menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar.

Petugas kemudian berhasil mengendalikan dan menangkap ular piton tersebut dalam waktu relatif singkat. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Selama kegiatan berlangsung, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Warga yang berada di sekitar lokasi juga diminta menjaga jarak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti kesiapsiagaan Damkar Natuna dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran tetapi juga berbagai operasi penyelamatan lainnya. Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan tidak terdapat ancaman lanjutan, tim menyelesaikan operasi dan kembali ke posko pada pukul 22.00 WIB.

Keberadaan ular di kawasan permukiman diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan yang menjadi habitat atau jalur pergerakan satwa liar, terutama saat malam hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan berbahaya di sekitar lingkungan tempat tinggal agar dapat ditangani secara cepat dan aman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengusir ular secara mandiri, terutama jika berukuran besar atau berada di lokasi yang sulit dijangkau. Menurutnya, tindakan tersebut berisiko menimbulkan cedera baik bagi warga maupun hewan yang bersangkutan.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi petugas Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di lingkungan sekitar. Jangan melakukan penanganan sendiri karena dapat membahayakan keselamatan. Petugas kami siap memberikan pelayanan penyelamatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakmasyarUcap Syawal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....