Damkar Natuna Evakuasi Sarang Tawon di SP 2 Tapau

  • 07 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Natuna kembali melaksanakan operasi penyelamatan non kebakaran Sabtu 6 Juni 2026 malam. Upaya penyelamatan yang dilakukan yakni evakuasi sarang tawon yang berpotensi membahayakan warga di wilayah SP 2, Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah.

Laporan mengenai keberadaan sarang tawon tersebut diterima petugas dari seorang warga bernama Siti. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar segera menyiapkan peralatan dan personel untuk melakukan penanganan di lokasi.

Operasi penyelamatan ini merupakan bagian dari pelayanan non kebakaran yang rutin dilakukan Damkar Natuna dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, bertindak sebagai penanggung jawab pengendalian kebakaran dan penyelamatan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, koordinasi lapangan berada di bawah tanggung jawab Kepala Bidang Damkar, Romi Heri Abdi, SE, guna memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman dan sesuai prosedur. Pengawasan kegiatan dilakukan oleh Perwira Pengawas Pengendalian dan Kebakaran, Starki, S.I.P., dan Nurhakim, A.Md., yang turut memantau jalannya operasi penyelamatan.

Tim Regu Foxtrot ditugaskan sebagai pelaksana utama evakuasi sarang tawon. Petugas berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional BP 9015 N pada pukul 20.45 WIB. Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi kejadian, personel Damkar tiba di rumah milik Siti yang berada di kawasan SP 2 Desa Tapau pada pukul 21.21 WIB.

Sesampainya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan identifikasi posisi sarang tawon dan tingkat risiko yang dapat ditimbulkan terhadap penghuni rumah maupun warga sekitar. Dengan menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap, petugas kemudian melaksanakan proses evakuasi sarang tawon secara hati-hati untuk menghindari serangan serangga tersebut selama operasi berlangsung.

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sarang tawon berhasil diamankan dan dibersihkan sehingga tidak lagi membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, proses evakuasi juga tidak memerlukan bantuan masyarakat karena seluruh penanganan dilakukan oleh personel Damkar yang bertugas.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan terbebas dari ancaman tawon, petugas kembali ke Posko Damkar Natuna pada pukul 22.30 WIB untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti kesiapsiagaan Damkar Natuna dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan non kebakaran yang berhubungan dengan keselamatan warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan sarang tawon berukuran besar atau berada di sekitar rumah, sekolah, tempat ibadah, maupun fasilitas umum. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena dapat memicu serangan yang membahayakan keselamatan. Apabila menemukan kondisi serupa, warga diharapkan segera menghubungi Damkar Natuna agar penanganan dapat dilakukan secara aman, cepat, dan profesional.

Kita mengimbau warga untuk waspada dan segera laporkan bila ada hewan berbahaya di lingkungan tempat tinggal warga " Ujar Syawal

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....