Warga Desa Kadur Gotong Royong Perbaiki Saluran Air Bersih

  • 01 Jun 2026 19:01 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna – Warga Desa Kadur, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, melaksanakan kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jaringan penyaluran air bersih yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat setempat. Perbaikan dilakukan karena saluran air bersih yang berasal dari kawasan Gunung Darakadur atau Air Bulu sering mengalami kendala, terutama saat terjadi hujan deras dan akibat kondisi pipa yang sudah tua.

Warga Desa Kadur lakukan. Perbaikan saluran Air bersih

Kepala Desa Kadur, Herman, mengatakan sumber air tersebut telah dimanfaatkan masyarakat sejak lama dan menjadi salah satu sumber utama kebutuhan air bersih di desa. Menurut Herman, pada masa lalu hampir seluruh warga Desa Kadur memanfaatkan jaringan air tersebut.

"Sering alami kerusakan pipa airnya saat hujan sehingga warga kesulitan untu kebutuhan air bersih kita lakukan gotong royong untuk perbaikannya " Ujar Herman Senin 1 Juni 2026

Ia menjelaskan bahwa untuk kawasan yang berada di dataran rendah, pasokan air masih dapat menjangkau seluruh warga. Namun bagi masyarakat yang tinggal di daerah lebih tinggi, aliran air sering tidak sampai ke rumah-rumah warga.

Selain faktor pertambahan penduduk, kondisi jaringan pipa yang telah digunakan sejak tahun 2007 hingga 2008 juga menjadi penyebab sering terjadinya gangguan pada distribusi air bersih. Selain itu ujar Kades Herman, seiring bertambahnya jumlah penduduk, distribusi air ke wilayah yang berada di dataran lebih tinggi mulai mengalami kendala.

Semangat kebersamaan menjadi budaya Positif di Desa Kadur

Herman mengatakan sebagian pipa sudah mengalami kerusakan akibat usia pakai yang cukup lama. Karena itu, pemerintah desa secara bertahap melakukan penggantian dan perbaikan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Meski demikian, pengelolaan sumber air tersebut hingga saat ini masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui semangat gotong royong. Warga secara bersama-sama memperbaiki kerusakan yang terjadi pada jaringan pipa.

Menurut Herman, pemerintah desa pernah mempertimbangkan pembentukan pengelolaan khusus untuk sistem air bersih tersebut. Namun hingga kini pemeliharaan masih mengandalkan partisipasi aktif masyarakat. Ia menambahkan, sumber air dari Gunung Darakadur merupakan sumber air utama bagi Desa Kadur. Karena itu, keberlanjutan dan kelancaran distribusinya menjadi perhatian bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.

Terkait ketersediaan air, Herman mengungkapkan debit mata air saat ini mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika dahulu pasokan air dapat bertahan selama satu hingga dua bulan tanpa hujan, kini hanya mampu bertahan sekitar satu hingga dua minggu.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa debit mata air di kawasan Gunung Darakadur semakin berkurang sehingga perlu upaya jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air bersih bagi masyarakat. Perbaikan jaringan air bersih yang dilaksanakan pada Sabtu lalu dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama pemerintah desa. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas umum yang digunakan bersama.

Herman menegaskan budaya gotong royong masih terus terjaga di Desa Kadur. Selain kegiatan perbaikan saluran air bersih, warga juga rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....