Membersihkan Daging Menurut Pakar Keamanan Pangan Modern
- 27 Mei 2026 13:31 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Banyak orang masih percaya bahwa mencuci daging mentah dengan air mengalir dapat membuatnya lebih bersih dan aman dikonsumsi. Padahal, para ahli keamanan pangan justru menilai kebiasaan tersebut berisiko menyebarkan bakteri ke area dapur dan peralatan memasak.
Seperti yang dilansir dari laman www.usda.gov, daging mentah sebenarnya tidak perlu dicuci sebelum dimasak. Suhu panas saat proses memasak dinilai sudah cukup efektif untuk membunuh bakteri berbahaya yang menempel pada permukaan daging.
Para pakar menyarankan agar daging cukup dibersihkan menggunakan tisu dapur sekali pakai untuk mengurangi cairan berlebih. Cara ini dianggap lebih aman dibanding membilas daging langsung di bawah keran karena dapat meminimalkan percikan bakteri.
Percikan air dari proses mencuci daging bisa menyebar hingga ke meja dapur, pakaian, hingga alat masak lainnya. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kontaminasi silang yang sering menjadi penyebab keracunan makanan.
Selain itu, kebersihan tangan juga menjadi perhatian utama dalam proses pengolahan daging mentah. Oleh sebab itu disarankan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah memegang daging agar bakteri tidak berpindah ke bahan makanan lain.
Untuk menjaga kualitas daging tetap baik, penyimpanan juga harus dilakukan dengan benar setelah proses pembersihan. Daging mentah sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dipisahkan dari sayur maupun makanan siap santap di dalam kulkas.
Keamanan pangan tidak hanya bergantung pada cara memasak, tetapi juga pada kebiasaan menjaga kebersihan selama proses pengolahan. Karena itu, memahami cara membersihkan dan menangani daging secara tepat menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....