DKPP Natuna Edukasi Panitia Kurban

  • 25 Mei 2026 21:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna-Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata kelola hewan kurban yang baik dan benar. Salah satu edukasi yang disampaikan yakni mengenai cara praktis menghitung estimasi daging hewan kurban, khususnya untuk sapi, agar proses pembagian daging kepada masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan merata.

Melalui informasi yang disebarluaskan, masyarakat dan panitia kurban diimbau memahami perhitungan berat karkas dan estimasi hasil daging dari seekor sapi sebelum proses penyembelihan dilakukan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali, mengatakan pemahaman mengenai estimasi hasil daging kurban penting untuk membantu panitia memperkirakan jumlah penerima daging kurban.Menurutnya, perhitungan tersebut juga dapat membantu panitia dalam menyusun distribusi daging agar lebih adil dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam panduan tersebut dijelaskan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan ialah menimbang berat hidup sapi sebelum disembelih. Dari berat hidup tersebut, estimasi berat karkas sapi diperkirakan mencapai sekitar 50 persen dari berat hidup hewan. Karkas sendiri merupakan bagian daging beserta tulang tanpa jeroan, kepala, kaki, dan kulit.

Selanjutnya, berat daging diperkirakan mencapai sekitar 70 persen dari total berat karkas sapi yang telah dipotong. Sementara itu, berat jeroan diperkirakan sekitar 10 persen dari berat karkas, dan daging di bagian kaki diperkirakan sekitar 10 persen dari berat karkas.

Dalam panduan tersebut juga dijelaskan bahwa berat kepala sapi diperkirakan sekitar empat persen dari berat hidup, sedangkan berat ekor berkisar 0,7 persen dari berat hidup hewan.

Wan Sazali menegaskan bahwa perhitungan tersebut merupakan estimasi awal yang dapat digunakan panitia kurban untuk mempermudah proses pendistribusian daging kepada masyarakat.Namun demikian, kondisi nyata di lapangan tetap bergantung pada hasil penimbangan langsung setelah proses penyembelihan dilakukan karena setiap hewan memiliki kondisi fisik yang berbeda.

Selain memberikan edukasi terkait perhitungan daging kurban, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Natuna juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan aspek kesehatan hewan, kebersihan lingkungan, dan keamanan pangan selama pelaksanaan kurban.Melalui edukasi tersebut, pemerintah daerah berharap pelaksanaan kurban di Kabupaten Natuna dapat berjalan lebih tertib, higienis, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima daging kurban.

Terkait pelaksanaan pemotongan hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna Wan Sazali mengimbau agar panitia kurban dan masyarakat memahami tata cara pengelolaan hewan kurban dengan baik serta memperkirakan hasil daging yang akan dibagikan .

“Kami mengimbau kepada seluruh panitia kurban dan masyarakat agar memahami tata cara pengelolaan hewan kurban dengan baik, termasuk dalam memperkirakan hasil daging yang akan dibagikan. Dengan perhitungan yang tepat, distribusi daging dapat berjalan lebih tertib, adil, dan tepat sasaran. Selain itu, tetap utamakan kebersihan, kesehatan hewan, serta keamanan pangan agar pelaksanaan kurban berlangsung aman dan membawa manfaat bagi masyarakat.”Ujar Wan Sazali Minggu 24 Mei 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....