DKPP Natuna Imbau Masyarakat Terapkan Kurban ASUH
- 25 Mei 2026 05:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID.Natuna -Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna mengimbau masyarakat untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban sesuai prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah kurban tidak hanya memenuhi syariat Islam, tetapi juga memperhatikan kesehatan hewan, keamanan pangan, dan kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali, mengatakan pelaksanaan kurban yang baik harus dimulai dari tahap persiapan hingga distribusi daging kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu memastikan lokasi penyembelihan berada di tempat yang bersih, aman, serta mudah diakses agar proses penyembelihan dapat berjalan tertib dan higienis.
Selain itu, peralatan penyembelihan juga harus dipastikan dalam kondisi bersih dan layak digunakan. Persiapan termasuk ketersediaan air bersih untuk mencuci tangan dan membersihkan area pemotongan.
"Pelaksanaan kurban yang baik harus dimulai dari tahap persiapan hingga distribusi daging kepada masyarakat peralatan penyembelihan juga harus dipastikan dalam kondisi bersih dan layak" Ujar Wam Sazali Minggu 24 Mei 2026 Via telpon
Wan Sazali menjelaskan bahwa sebelum disembelih, hewan kurban wajib menjalani pemeriksaan kesehatan atau antemortem oleh dokter hewan maupun petugas paramedik veteriner. Pemeriksaan tersebut meliputi identitas hewan, kondisi fisik umum, tanda klinis penyakit, hingga kelayakan hewan untuk dijadikan hewan kurban.Ia menegaskan, hewan yang sakit, cacat berat, atau tidak memenuhi syarat kesehatan tidak diperbolehkan untuk disembelih sebagai hewan kurban.
Dalam proses penyembelihan, masyarakat juga diimbau menggunakan tenaga penyembelih yang kompeten dan memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Selain memperhatikan kehalalan, proses penyembelihan harus dilakukan secara aman dengan menjaga kenyamanan hewan sebelum dipotong serta menggunakan peralatan tajam dan bersih.
Untuk penanganan daging, masyarakat diminta menjaga kebersihan agar daging tidak terkontaminasi kotoran, debu, maupun benda asing lainnya selama proses pemotongan dan distribusi. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Natuna juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah hasil penyembelihan seperti darah, isi perut, kulit, dan tulang agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Selain itu, petugas mengimbau panitia kurban untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, masker, apron, dan sepatu boots . Hal ini diperlukan guna menjaga kesehatan dan keselamatan kerja selama proses penyembelihan berlangsung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali, berharap seluruh masyarakat dapat menerapkan prinsip kurban ASUH sehingga pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar, sehat, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh panitia dan masyarakat yang melaksanakan kurban agar memperhatikan prinsip ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Pastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat dan standar kesehatan, serta lingkungan tetap bersih. Dengan demikian, daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman dikonsumsi dan membawa keberkahan bagi kita semua.” Ucap Sazali
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....