Langkah Bijak Konsumsi Pangan untuk Kurangi Pemborosan Makanan
- 04 Mei 2026 22:47 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Kesadaran masyarakat dalam mengelola konsumsi pangan menjadi semakin penting di tengah meningkatnya angka pemborosan makanan. Data menunjukkan bahwa jumlah makanan yang terbuang masih sangat tinggi, baik secara global maupun nasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah sederhana namun efektif agar konsumsi pangan menjadi lebih bijak dan berkelanjutan.
Melansir dari @standarpangan.bpom, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membeli pangan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli bahan makanan secara berlebihan, terutama jenis pangan yang memiliki masa simpan singkat. Perencanaan belanja yang baik dapat membantu mengurangi risiko makanan terbuang sia-sia.
Selanjutnya, penting untuk selalu mengolah makanan dengan tepat. Bahan pangan sebaiknya segera dimasak sebelum mencapai tanggal kedaluwarsa. Dengan pengolahan yang tepat waktu, potensi pemborosan dapat ditekan dan nilai gizi makanan tetap terjaga.
Selain itu, cara penyimpanan juga berperan besar dalam menjaga kualitas pangan. Masyarakat perlu memperhatikan label kemasan dan mengikuti petunjuk penyimpanan yang dianjurkan. Penyimpanan yang benar dapat memperpanjang umur simpan makanan sehingga tidak cepat rusak.
Langkah terakhir adalah mendaur ulang sisa makanan. Limbah makanan yang tidak dapat dikonsumsi kembali dapat diolah menjadi kompos untuk pupuk organik. Upaya ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan.
Berdasarkan data, secara global sekitar sepertiga dari total pangan yang diproduksi terbuang setiap tahun. Di Indonesia sendiri, jumlah limbah pangan mencapai puluhan juta kilogram per tahun, dengan kontribusi besar terhadap timbulan sampah nasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku dalam konsumsi pangan sangat diperlukan demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....