Kecamatan Bungtim Gelar Apel Peringati HKB Nasional 2026
- 26 Apr 2026 12:28 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional, Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur. menggelar Apel Kesiapsiagaaan Bencana . Apel digelar dihalaman Kantor Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Minggu, 26 April 2026 pagi.
Apel yang dilaksankan diikuti oleh Kepala UKSPF Kecamatan Bunguran Timur beserta Staf, . Peserta apel juga diikuti oleh Lurah/Kades se-Kecamatan Bunguran Timur dan unsur terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Camat Bunguran Timur, Syuparman membacakan amanat resmi Sekda Natuna selaku Ex Officio Kepala BPBD Kabupaten Natuna. Sekda Natuna menyampaikan bahwa Kesiapsiagaan Bencana perlu dibangun mulai sejak dini, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu Kelurga.

“Kesiapan masyarakat menghadapi ancaman menentukan besar kecilnya resiko dan dampak bencana yang akan diterima. Partisipasi Masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana, terutama masyarakat didaerah rawan bencana bersama-sama dengan pihak yang berwenang menjadi subjek atau pelaku. " Ujarnya dalam amanat yang disampaikan
Dikatakan, upaya penanggulangan bencana bukanlah kerja sendiri melainkan tanggung jawab bersama. Seluruh elemen memiliki tanggung jawab mulai Pemerintah di Tingkat Pusat, Daerah, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, usur masyarakat, Dunia Usaha, Akademisi, perguruan tinggi serta Media.
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi atau mencanangkan tanggal 26 april sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional.

“Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati momen bersejarah kesadaran masyarakat Indonesia, dengan ditetapkannya UU nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,” ucapnya.
Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional merupakan sebuah momen penting untuk mengingatkan kita semua bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. HKBN tahun ini mengangkat tema “Siap Untuk Selamat Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan alam, namun juga terletak diwilayah rawan bencana.
“Ancaman bencana yang berpotensi didaerah kita adalah banjir, longsor, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan. Bencana sering kali datang tanpa peringatan, oleh karena itu, kesiapsiagaan bukanlah pilihan tetapi merupakan kebutuhan,” ucapnya menambahkan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menanamkan budaya siaga sejak dini dalam kehidupan sehari-hari. Syuparman juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir, meskipun kegiatan apel dilaksanakan pada hari libur. Apel kesiapsiagaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh BPBD Kabupaten Natuna, dan tahun ini menjadi pelaksanaan yang kedua kalinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....