Damkar Natuna Tangani Pelepasan Cincin Warga

  • 23 Apr 2026 09:09 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID .Natuna-Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna kembali melaksanakan operasi non kebakaran berupa upaya melepaskan cincin yang melekat di jari warga, Kamis 23 April 2026. Penanganan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat.

Laporan menyebutkan, informasi kejadian diterima dari petugas RSUD Natuna terkait seorang warga yang mengalami kesulitan melepas cincin dari jarinya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan pembengkakan dan risiko cedera apabila tidak segera ditangani.

Kejadian berlangsung di wilayah Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, dengan lokasi penanganan di Dinas Damkar Kabupaten Natuna. Korban diketahui bernama Anisa, yang datang untuk mendapatkan bantuan pelepasan cincin yang sudah melekat cukup lama di jarinya.

Proses penanganan dilakukan oleh petugas dengan hati-hati menggunakan peralatan khusus guna menghindari luka pada jari korban. Petugas tiba di lokasi pada pukul 01.15 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan sekitar pukul 01.49 WIB.

Dalam kegiatan ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti serta tidak melibatkan bantuan masyarakat sekitar karena situasi dapat dikendalikan oleh petugas Damkar.

Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kepala Dinas Damkar Natuna, Syawal, SE, dengan koordinasi Kabid Damkar Romi Heri Abdi, SE. Sementara itu, perwira pengawas yang bertugas dalam operasi tersebut adalah Starki, S.I.P dan Nurhakim, A.Md.

Kasi Sarpras dan Pengelolaan Data, Nurhakim, A.Md, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan cincin, terutama saat kondisi jari mengalami pembengkakan. Ia juga mengingatkan agar segera meminta bantuan petugas apabila mengalami kesulitan, guna menghindari risiko yang lebih serius.

Iya lebih berhati-hati penggunaan cincin, terutama kalau jari judah mengalami pembengkakan segera meminta bantuan petugas apabila mengalami kesulitan "Ujar Nurhakim

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....