Kebakaran Lahan Natuna, Kualitas Udara Masih Aman

  • 02 Apr 2026 20:13 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliyansyah, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi kualitas udara di wilayah terdampak kebakaran lahan masih tergolong aman. Kwalitas udara yang tercemar asap dinilai belum berdampak langsung ke permukiman warga.

Ia menjelaskan, saat kebakaran terjadi sebelumnya, sejumlah petugas gabungan dari Polres, Babinsa, hingga tenaga kesehatan dari puskesmas telah turun langsung ke lokasi . Petugas membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di sekitar area terdampak.

Menurutnya, kebakaran lahan yang terjadi di Natuna bahkan disebut sebagai salah satu yang terbesar di wilayah Kepulauan Riau. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 2.372.400 meter persegi atau setara 237,24 hektare.

Meski demikian, hasil pemantauan sementara menunjukkan asap belum sampai ke kawasan hunian masyarakat. Kondisi ini membuat kualitas udara di lingkungan permukiman masih berada dalam kategori aman.

Hikmat juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Batubi sebagai wilayah terdekat dari lokasi kebakaran. Dari laporan yang diterima, belum ditemukan adanya keluhan kesehatan masyarakat maupun kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat dampak asap.

“Kami sudah memastikan, jika sewaktu-waktu terjadi pencemaran udara dan asap mulai masuk ke permukiman warga, maka puskesmas segera meminta masker ke Dinas Kesehatan untuk dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya. Rabu 1 April 2026.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada,. Warga diminta tetap waspada terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya di area berkabut asap, disarankan untuk menggunakan masker. Disarankan juga memperbanyak konsumsi air putih, serta mengurangi aktivitas di bawah terik matahari guna menjaga kesehatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....