Fenomena “El Nino Godzilla” di Indonesia Diprediksi Mulai Juni 2026

  • 02 Apr 2026 00:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Istilah fenomena “El Nino Godzilla” menjadi cukup popular belakangan ini di Indonesia . Istilah ini muncul dalam menyikapi kondisi cuaca panas yang melanda di beberapa daerah termasuk di wilayah Natuna.

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Natuna, Rafael Alesandro Marbun, kata El Nino bukan merupakan istilah ilmiah dalam Klimatologi atau cuaca. BMKG sendiri ujarnya membagi fenomena El Nino atas 3 yakni lemah, moderat dan kuat.

Hal tersebut disampaikannya saat berdialog di RRI pada rabu 1 April 2025 terkait dengan fenomena El Nino Godzilla yang akhir-akhir ini sering disebut oleh pemangku kepentingan di Natuna. Fenomena ini dinilai sebagai penyebab dari musim kemarau yang sudah hampir sebulan terjadi di wilayah Natuna.

Adapun istilah El Nino Godzila tersebut menurutnya merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di samudra pasifik bagian tengah dan timur dalam jangka waktu yang cukup panjang, Dan dampaknya akan terjadi di wilayah Indonesia berupa kekurangan intensitas hujan.

BMKG sendiri kata Rafael memperkirakan El Nino Godzilla di Indonesia baru akan terjadi pada semester kedua di tahun 2026 ini. Dan, Wilayah Kabupaten Natuna juga dikatakan akan ikut terdampak dari fenomena tersebut.

“Jadi kalau saya memperkirakan fenomena el nino baru dalam kategori lemah dan moderat akan mulai terjadi pada bulan juni tahun ini hingga september ” Ujarnya kepada presenter RRI Ranai Rudiah.

Kabupaten Natuna sendiri disebutkannya merupakan wilayah non Zona Musim yang diartikan sebagai wilayah terjadinya hujan sepanjang tahun. Hanya saja dampak dari fenomena el nino menyebabkan intensitas hujan tahun ini akan berkurang di Natuna.

“Jadi untuk Natuna bukan berarti tidak adanya hujan….hanya saja intensitas hujan yang turun itu akan berkurang” Katanya terkait dampak El Nino di Natuna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....