Baznas Natuna Akui Masih Kurang Sosialisasikan Zakat
- 19 Mar 2026 17:24 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Natuna mengakui akan masih kurangnya melakukan sosialiasi tentang zakat. Padahal dalam perkembangan saat ini telah banyak lahir berbagai instrument baru tentang zakat.
Berbeda dengan dahulu dimana pada saat pertama kali Zakat diperintahkan Allah kepada Rasulullah . Pada saat itu instrument zakat masih terbatas dalam bentuk perniagaan dan peternakan serta pengumpulan emas dan perak.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Baznas Natuna Lukman Hakim ketika berdialog di RRI Ranai pada Rabu, 18 Maret 2026 terkait hasil peroleh zakat di daerah ini. Ia menjelaskan untuk kondisi sekarang di Natuna misalnya juga perlu adanya dikeluarkan zakat hasil pertanian, perkebunan dan Perikanan dan sebagainya.
Wakil Ketua di STAI Natuna ini menjelaskan dari ketiga sektor tersebut apabila dimaksimalkan maka hasilnya akan sangat besar. Ia mencontohkan seperti halnya tanaman cengkeh sebagai tanaman unggulan di Natuna yang punya potensi besar untuk di zakati oleh pemiliknya.
“Ketika cengkeh panen, hasilnya bahkan dapat melebihi dari nisab yang sudah ditetapkan oleh agama dan itu wajib untuk di zakati. “ Ujarnya kepada presenter RRI Ranai Murniadi.
Sementara itu Ia juga menyinggung tentang potensi zakat dibidang perikanan yang ada. Untuk potensi zakat di bidang ini menurutnya sangat besar karena sesuai dengan kondisi geografis Natuna sendiri sebagai daerah penghasil ikan.
Dikatakan, mulai dari hasil tangkapan serta budi daya ikan yang nilainya tidak kecil merupakan potensi zakat yang dapat meningkatkan perolehan hsil zakat di Natuna. Namun ujarnya, sekali lagi hal tersebut masih jauh karena sosialiasi yang kurang diberikan kepada nelayan maupun para pengusaha ikan.
Lukman Hakim menjelaskan hingga saat ini perolehan zakat melalui Baznas Natuna sendiri tetap berasal dari ASN sebagai yang terbesar. Sedangkan sisanya berasal dari hasil perniagaan dan harta simpanan yang dikelola .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....