Damkar Natuna Evakuasi Sarang Tawon di Batu Ampar
- 07 Mar 2026 12:05 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Natuna melakukan evakuasi sarang tawon di Dusun Batu Ampar, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur. Evakuasi dilakukan pada Jumat 6 Maret 2026 malam setelah menerima laporan dari warga setempat.
Kegiatan tersebut merupakan operasi non kebakaran yang dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga bernama Rijal. Informasi diterima oleh petugas sekitar pukul 18.32 WIB terkait keberadaan sarang tawon yang berpotensi membahayakan warga sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit armada Damkar dengan nomor kendaraan BP 9000 N bersama Regu Operasi Alpha segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 18.39 WIB untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian melakukan pembasmian sarang tawon yang berada di area rumah warga. Proses evakuasi berlangsung dengan aman dan terkendali hingga akhirnya sarang tawon berhasil dibersihkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Operasi penanganan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Natuna Syawal, SE, dengan koordinasi Kepala Bidang Damkar Romi Heri Abdi, Sementara pengawasan lapangan dilakukan oleh perwira pengawas Starki, dan Nurhakim,
Setelah memastikan kondisi lokasi aman dari ancaman tawon, tim Damkar kembali ke posko pada pukul 19.25 WIB. Seluruh rangkaian penanganan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Kasi Sarpras dan Pengelolaan Data Disdamkar Natuna, Nurhakim, mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas Damkar jika menemukan sarang tawon atau potensi bahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan.
Tidak jemunjemu kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas Damkar jika menemukan sarang tawon atau potensi bahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal serta mengingatkan warga untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan." Ujar Nurhakim
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....