Kayu Jati Tetap Jadi Primadona Industri Furnitur
- 18 Feb 2026 05:29 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna -Kayu jati masih menjadi salah satu jenis kayu yang paling diminati dalam industri furnitur dan konstruksi di Indonesia. Material ini dikenal memiliki kekuatan, daya tahan, serta nilai estetika yang tinggi dibandingkan banyak jenis kayu lainnya.
Dalam buku Teknologi Kayu karya Prof. Dr. Ir. Yusuf Sudo Hadi, dijelaskan bahwa kayu jati memiliki kandungan minyak alami yang membuatnya tahan terhadap rayap dan perubahan cuaca. Struktur seratnya yang rapat juga menjadikan kayu ini relatif stabil dan tidak mudah melengkung.
Menurut data Perum Perhutani, kayu jati banyak dibudidayakan di Pulau Jawa dan menjadi komoditas unggulan sektor kehutanan. Pengelolaan hutan jati dilakukan melalui sistem tebang pilih dan reboisasi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya.
Pengrajin furnitur di Jepara, Ahmad Fauzi, mengatakan kayu jati tetap menjadi pilihan utama konsumen untuk produk meja, kursi, dan lemari. “Selain kuat, tampilannya juga elegan dan bisa bertahan puluhan tahun,” ujarnya.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Wood Science menyebut kayu jati memiliki tingkat ketahanan alami terhadap jamur dan serangga dibandingkan kayu tropis lainnya. Hal ini membuatnya banyak digunakan untuk kebutuhan luar ruangan seperti decking dan perahu.
Meski demikian, harga kayu jati relatif lebih tinggi dibandingkan jenis kayu lain. Faktor usia pohon, kualitas serat, serta proses pengeringan memengaruhi nilai jual di pasaran.
Pakar kehutanan mengingatkan pentingnya memastikan kayu jati yang digunakan berasal dari sumber legal dan bersertifikat. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah praktik pembalakan liar dan menjaga kelestarian hutan.
Dengan karakteristik unggul dan nilai ekonomi yang tinggi, kayu jati diperkirakan tetap menjadi material andalan dalam industri furnitur nasional maupun ekspor di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....