Tips Agar Jambu Air Berbuah Lebat

  • 11 Feb 2026 13:54 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna: Jambu air buah yang banyak mengandung air dan banyak saat ini orang membudidayakan jambu air karena perawatannya sangat mudah. Selain itu pohon jambu air juga dikenal genjah alias cepat berbuah sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk dapat menikmati buahnya. Indonesia dengan iklim tropisnya telah terbukti mampu menjadi tempat tumbuh berbagai jenis jambu air.

Walaupun tergolong mudah namun merawat pohon jambu air tetap membutuhkan ketelitian serta ketelatenan, karena itu merupakan kunci agar budidaya berhasil. Ada dua faktor yang mempengaruhi pohon jambu air untuk menghasilkan buah yang manis, segar, lebat, dan berwarna bagus.Jika anda tertarik untuk menanam pohon jambu air,anda harus tahu bagaimana merawatnya agar tumbuh dengan subur,cepat berbuah  dan  buahnya lebat.Dilansir dari bibit buahku ada beberapa cara yang dapat anda lakukan agar tanaman jambu air berbuah lebat yaitu:

1.Untuk membuat pohon jambu air berbuah lebat, setelah ditanam anda harus memberikan pupuk setelah usia penanaman kurang lebih 3 bulan. Kemudian berikan pupuk lagi setelah 3 bulan selanjutnya. Untuk pemupukan kedua anda bisa menggunakan pupuk kandang yang terbuat dari kotoran kambing sebanyak 15 kg, ditambah dengan TS sekitar 100-150 gram. Setelah 3-4 bulan kemudian anda bisa memberikan pupuk dengan dosis yang sama agar pohon jambu air cepat berbuah lebat. Pemberian pupuk dengan dosis tersebut hanya untuk satu pohon saja.cara pemberian pupuknya Adalah Siapkan pupuk kandang yang akan digunakan, kemudian benamkan ke dalam tanah secara merata.Pastikan agar pupuk kandang yang digunakan merupakan pupuk yang sudah terfermentasi dan kering.Kemudian benamkan juga pupuk TS di sekitaran pohon jambu air.Setelah itu sirami pohon jambu air hingga basah, dan berikan penyiraman secara rutin setelahnya. Walaupun anda menggunakan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang saat penanaman, pupuk organik masih diperlukan dalam merawat jambu air. Berikan juga pupuk NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram setiap 4 bulan sekali hingga pohon jambu air berusia 2 tahun. Setelah berusia 3 tahun ke atas anda bisa memberikan pupuk NPK(15:15:15) dengan dosis sebanyak 100 gram. Cara pemberian pupuknya pun sama cukup dibenamkan di tanah dan sirami hingga basah.

 

2. Saat merawat tanaman jambu air apalagi yang menanamya menggunakan media pot ada beberapa hal perlu diperhatikan. Pertama penyiraman saat musim kemarau harus rutin dilakukan setidaknya setiap satu kali sehari agar pohon jambu air tidak dehidrasi. Jika menggunakan air yang mengandung kaporit ada baiknya di diamkan selama semalam agar kaporitnya mengendap kemudian baru disiram.Pastikan juga agar pohon jambu air tidak tergenang selama lebih dari 12 jam. Karena air yang menggenang dapat membuat perakaran menjadi busuk dan membuat perakaran mudah terkena penyakit. Lakukan penyiraman setiap dua kali sehari atau setidaknya sekali sehari pada pagi dan sore hari.Kedua usahakan agar media tanam tidak memadat, jika media tanam memadat akan membuat air sulit diserap dan akhirnya menggenangi pohon. Gemburkan tanah menggunakan sekop kecil dan pastika agar tidak melukai perakaran pohon jambu air. Anda juga harus rutin mengganti media tanam agar pohon jambu air berbuah lebat, lakukan setiap dua kali dlaam setahun. Terutama saat perakaran jambu sudah menjulur keluar dan harus segera mengganti pot.

3.Melakukan Penyemprotan ZPT bisa dilakukan saat pohon jambu air sudah kuat dan sehat, penyemprotan perdana bisa dilakukan setelah pohon jambu air sudah diberikan pupuk lanjutan pertama. Kemudian lakukan saat cuaca sedang tidak panas misalnya sore hari, karena cuaca panas dapat mempecepat penguapan.ZPT adalah zat pengatur tumbuh yang diberikan agar pohon jambu air berbuah cepat dan lebat. Berikan ZPT setiap 2 minggu sekali jika udara dan kesehatan pohon memungkinkan. Takaran pemberian ZPT ini yaitu 1 cc atonik dicampur dengan air sebanyak 1 – 2 liter. Setelah itu anda bisa menyirami pohon jambu air.Selain atonik pohon jambu air juga bisa disemprot dengan insektisida pembasmi serangga, dengan takaran untuk 2 cc insektisida dicampur dengan satu liter air. Saat berusia satu tahun setelah masa penanaman biasanya pohon jambu air sudah mulai belajar berbuah.

4.Melakukan perontokan daun atau prunning dilakukan agar pohon jambu air cepat berbuah. Perontokan dilakukan saat usia pohon sekitar 6 – 8 bulan, atau berusia 3 – 4 bulan setelah awal pemupukan awal. Cara perontokan daun jambu air ini dilakukan dengan membuang daun pada setiap ranting pohon. Sisakan hanya sekitar 4 lembar daun saja yang berada di ujung ranting.Perontokan daun harus dilakukan saat pohon sedang dalam kondisi yang sehat dan juga subur. Maka dari itu anda perlu memperhatikan bahwa perontokan daun dilakukan setelah selesai melakukan pemupukan. Kondisi cuaca dan lingkungan juga harus dijadikan pertimbangan untuk melakukan prunning. Perontokan ini memiliki fungsi untuk merangsang pohon jambu agar cepat berbuah.Selain merontokkan daun, pohon jambu air juga harus dipangkas untuk membentuk kanopi dan membuat pohon tetap pendek, serta menyeimbangkan percabangan pohon. Pemangkasan pertama dilakukan ketika pohon jambu air berusia kurang dari satu tahun saat tinggi batang sudah mencapai 75 – 100 cm dari permukaan drum.Pemangkasan pertama bisa dilakukan dengan memilih 3 cabang primer, saat cabang primer sudah memiliki panjang sekitar 50 cm. pangkas ujungnya hingga cabang primer menghasilkan cabang sekunder. Kemudian pilih 3 cabang sekunder dari tiap cabang primer. Kemudian pangkas ujung cabang sekunder hingga menumbuhkan cabang-cabang tersier. Kemudian pilih hanya 3 cabang tersier. Biasanya dari cabang tersier inilah buah jambu air akan tumbuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....