Prinsip 3M, Langkah Sederhana Mendampingi Korban Kekerasan

  • 09 Feb 2026 13:53 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Ranai - Kekerasan masih menjadi persoalan serius yang berdampak luas bagi korban. Dampak kekerasan tidak hanya terlihat dalam bentuk luka fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Luka batin ini sering kali tidak tampak, namun dapat memengaruhi kondisi mental, emosi, dan perilaku korban dalam jangka panjang. 

Korban kekerasan membutuhkan lingkungan yang aman dan orang-orang yang mampu menjadi teman yang aman. Teman yang aman adalah mereka yang dapat memberikan rasa nyaman, tidak menghakimi, dan siap mendukung proses pemulihan korban. Dukungan ini sangat penting agar korban tidak merasa sendirian dan berani membuka diri. 

Melansir dari @ayosehat.kemkes, salah satu cara memberikan pertolongan psikologis adalah dengan menerapkan prinsip 3M, yaitu memperhatikan, mendengarkan, dan menghubungkan. Langkah pertama adalah memperhatikan perubahan emosi dan perilaku korban. 

Langkah kedua adalah mendengarkan cerita korban dengan penuh perhatian. Saat korban berbicara, penting untuk tidak memotong atau menyela pembicaraan mereka. Tunjukkan empati, berikan rasa aman, dan hindari sikap menghakimi agar korban merasa dihargai dan dipercaya. 

Langkah terakhir adalah menghubungkan korban dengan bantuan lanjutan. Korban dapat diarahkan secara lembut kepada orang terdekat yang dipercaya, petugas keamanan, dokter, atau tenaga kesehatan profesional lainnya. Penyampaian pilihan bantuan harus dilakukan dengan cara yang halus agar korban tetap merasa aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....