Ajarkan Anak Belanja Dahulu Sebelum Belajar Menabung
- 05 Feb 2026 09:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Mengenalkan konsep keuangan kepada buah hati sering kali dimulai dengan menabung, padahal cara tersebut kurang efektif bagi logika dasar anak. Strategi yang lebih cerdas justru dimulai dengan memberikan pengalaman langsung tentang cara menghabiskan uang secara bijak.
Langkah awal yang paling tepat adalah membimbing anak memahami nilai angka melalui kegiatan berbelanja yang nyata.
"Jadi step pertama ngajarin uang ke anak sebenarnya kalau anaknya udah ngerti angka, itu diajarinya dengan belanja," ujar Annisa Steviani dalam kanal YouTube Nikita Willy Official.
Saat anak mendapatkan uang seperti THR, biarkan mereka memegang nominal tersebut sepenuhnya agar muncul rasa tanggung jawab. Orang tua harus menegaskan batasan harga barang yang mampu dibeli.
Anak diajak ke toko mainan dan diberikan tantangan untuk hanya memilih barang yang harganya tidak melebihi uang di kantongnya.
"Misalnya anak punya pegangan 500 ribu, jadi kamu hanya bisa beli barang yang di bawah 500 ribu, jadi angkanya harus lebih kecil dari itu," ungkap Annisa .
Proses berpikir ini sangat krusial karena anak akan menyadari bahwa jika ada keinginan yang tidak bisa dipenuhi secara instan. Mereka akan mulai bertanya-tanya tentang kapan uang berikutnya akan datang dan bagaimana cara menutupi kekurangan harga barang idaman tersebut.
Kesadaran untuk menyimpan uang atau menabung justru akan lahir secara alami setelah mereka paham pahitnya kekurangan dana saat belanja. Melalui simulasi ini, konsep menabung bukan lagi sebuah paksaan, melainkan kebutuhan mendesak agar mereka bisa mendapatkan apa yang diinginkan.
Dengan memberikan pemahaman tentang cara belanja yang benar, anak akan tumbuh dengan kecerdasan finansial yang jauh lebih matang. Pola pendidikan keuangan yang terbalik ini terbukti lebih efektif dalam menanamkan kemandirian ekonomi sejak dini bagi generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....