Sejarah Hari Lahan Basah Sedunia Setiap 2 Februari
- 01 Feb 2026 14:26 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Setiap tanggal 2 Februari secara global diperingati sebagai Hari Lahan Basah Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang peran penting lahan basah, serta untuk memerangi hilangnya lahan basah secara global yang cepat.
Melansir dari World Wetlands Day, peringatan Hari Lahan Basah Sedunia berawal dari Konvensi tentang Lahan Basah, yang diadopsi sebagai perjanjian internasional pada tahun 1971. Pada tanggal 30 Agustus 2021, Majelis Umum PBB melalui Resolusi 75/317 menetapkan secara resmi tanggal 2 Februari sebagai Hari Lahan Basah Sedunia.
Hampir 90% lahan basah di dunia telah mengalami degradasi sejak tahun 1700-an, dan dunia kehilangan lahan basah tiga kali lebih cepat daripada hutan. Padahal, lahan basah merupakan ekosistem yang sangat penting yang berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati, mitigasi dan adaptasi iklim, ketersediaan air tawar, perekonomian dunia, dan banyak lagi.
Sangat mendesak untuk meningkatkan kesadaran nasional dan global tentang lahan basah guna membalikkan kehilangan yang cepat dan mendorong tindakan untuk melestarikan dan memulihkannya. Peringatan ini merupakan salah satu cara untuk terus mengampanyekan pemahaman masyarakat tentang ekosistem yang sangat penting ini.
Tahun ini, tema Hari Lahan Basah Sedunia adalah "Wetlands and traditional knowledge: Celebrating cultural heritage." Kampanye global tahun ini menyoroti peran abadi pengetahuan tradisional dalam menjaga ekosistem lahan basah dan melestarikan identitas budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....