Sejarah Diperingatinya Hari Gizi Nasional
- 25 Jan 2026 07:38 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna- Setiap tanggal 25 januari bangsa Indonesia memperingati Hari Gizi Nasional(HGN), Bagaimana Sejarah di peringati Hari Gizi Nasional, dilansir dari kemkes.go.id,dimulai sejak tahun 1950, yaitu saat Menteri Kesehatan Dokter J Leimena Bapak Gizi Indonesia mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR), yang waktu itu lebih dikenal sebagai Instituut Voor Volksvoeding (IVV) yang merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan yang dikenal sebagai Lembaga Eijckman. Prof. Poorwo Soedarmo dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia.
Hari Gizi Nasional (HGN) diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan oleh LMR pada tanggal 25 Januari 1951. Sejak saat itu pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian disepakati bahwa tanggal 25 Januari di peringati sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia.
Peringatan HGN merupakan momentum penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan, sehingga dapat turut mendorong pencapaian RPJMN bidang kesehatan.
Gizi seimbang memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Asupan gizi yang cukup membantu menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, gizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal, terutama bagi anak-anak dan remaja yang berada dalam masa perkembangan. Gizi yang baik juga berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh dengan membantu proses regenerasi sel serta memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi dan penyakit.
Pada peringatan HGN 2026 tema yang diusung adalah "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dengan slogan "Sehat Dimulai dari Piringku".Tema dan slogan tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi seimbang serta mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk memulai pola hidup sehat dari pilihan makanan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....