Bumbu Dapur Tradisional Tetap Jadi Andalan Masyarakat Natuna

  • 02 Jan 2026 10:13 WIB
  •  Ranai

KBRN,Ranai : Kekayaan kuliner lokal Kabupaten Natuna tidak terlepas dari penggunaan bumbu dapur tradisional yang masih dipertahankan hingga kini. Sejumlah bahan alami seperti serai, jahe, lengkuas, kunyit, bawang merah, dan bawang putih masih menjadi komponen utama dalam berbagai masakan khas masyarakat setempat.

Bumbu-bumbu tersebut kerap digunakan untuk mengolah aneka hidangan rumahan hingga sajian khas daerah. Selain memberikan cita rasa yang kuat dan alami, penggunaan rempah-rempah segar juga diyakini memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh.

Masyarakat Natuna memilih mempertahankan penggunaan bumbu tradisional karena mudah diperoleh di pasar lokal maupun dari kebun sendiri. Hal ini sekaligus mendukung ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada bumbu instan pabrikan.

Salah seorang warga Ranai menyebutkan, penggunaan rempah segar sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. “Masakan terasa lebih sedap dan aromanya khas kalau pakai bumbu segar. Ini sudah warisan dari orang tua kami,” ujarnya.

Selain menunjang cita rasa masakan, keberadaan bumbu dapur tradisional juga menjadi potensi ekonomi bagi petani lokal. Permintaan yang stabil membuat rempah-rempah seperti jahe dan kunyit tetap dibudidayakan secara berkelanjutan.

Dengan tetap memanfaatkan bumbu alami, masyarakat Natuna tidak hanya menjaga tradisi kuliner daerah, tetapi juga turut melestarikan kekayaan rempah Nusantara yang menjadi identitas bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....