Sejarah Hari Perempuan Pekerja Lajang Setiap 4 Agustus
- 03 Agt 2025 20:56 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Di Amerika Serikat, setiap tanggal 4 Agustus diperingati sebagai Hari Perempuan Pekerja Lajang. Peringatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan lajang yang bekerja demi kebutuhan pribadi dan juga keluarga mereka.
Melansir dari Days Of The Year, Hari Perempuan Pekerja Lajang dicetuskan oleh Barbara Payne pada tahun 2006. Ide ini muncul setelah Payne dan teman-temannya menyadari kurangnya penghargaan khusus bagi perempuan pekerja lajang.
Payne dan teman-temannya sering bertanya-tanya mengapa ada begitu banyak hari libur untuk ibu, ayah, dan bahkan teman, tetapi tidak ada hari libur untuk perempuan lajang. Mereka kemudian mendirikan Jaringan Afiliasi Perempuan Pekerja Lajang.
Gagasan di balik Hari Perempuan Pekerja Lajang dipengaruhi oleh persepsi masyarakat seputar kesendirian, terutama di kalangan perempuan. Sebuah gagasan yang sering disebut sebagai "singlisme" menyiratkan bahwa individu lajang, terutama perempuan, tidak dapat menjalani kehidupan yang memuaskan.
Peringatan ini menantang stereotip tersebut dengan menyoroti kemandirian, konektivitas sosial, dan kontribusi perempuan lajang terhadap profesi dan komunitas mereka. Peringatan ini berfungsi sebagai pengingat yang kuat akan kekuatan dan ketahanan para perempuan, serta beragam tantangan yang mereka hadapi, mulai dari keseimbangan kehidupan kerja hingga mengatasi stereotip tempat kerja dan disparitas gaji.
Hari Perempuan Pekerja Lajang juga bertujuan untuk mengatasi dan mengurangi stigma yang terkait dengan perempuan pekerja lajang. Melalui perayaan ini, masyarakat didorong untuk menghargai kontribusi ekonomi dan sosial yang signifikan dari para perempuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....