Mengenal Sejarah Hari Angin Sedunia Setiap 15 Juni

  • 14 Jun 2025 17:17 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Setiap tanggal 15 Juni secara global diperingati sebagai Angin Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya energi angin sebagai sumber daya yang bersih dan hemat biaya.

Melansir dari Global Wind Day, Hari Angin Sedunia pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 oleh WindEurope, yang saat itu masih bernama European Wind Energy Association. Pada tahun 2009, WindEurope berkolaborasi dengan Global Wind Energy Council (GWEC) dalam berbagai kegiatan untuk mempromosikan Hari Angin Sedunia.

Energi angin saat ini menjadi salah satu bentuk pembangkit energi termurah di sebagian besar belahan dunia. Pengembangan energi angin awalnya dimulai di darat, namun semakin banyak negara kini membangun turbin angin di laut, beberapa ladang angin bahkan dapat mengapung di air dalam.

Energi angin merupakan 20% dari seluruh listrik yang digunakan di Eropa. Uni Eropa bahkan menargetkan 35% listrik di Eropa menggunakan energi angin pada tahun 2030, dan lebih dari 50% pada tahun 2050.

Industri angin mempekerjakan 370.000 orang di Eropa saat ini. Jika Uni Eropa memenuhi target perluasan energi anginnya, jumlah ini akan meningkat menjadi 600.000 pada tahun 2030.

Tantangan besarnya adalah Eropa harus mengidentifikasi dan melatih lebih dari 200.000 orang. Mereka dilatih dalam keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang angin.

Tema peringatan Hari Angin Sedunia 2025 adalah “The Energy Driving Change”. Tema ini menekankan tentang pentingnya transisi energi berkelanjutan di mana energi angin memainkan peran penting dalam pembangunan masa depan yang lebih bersih, lebih adil, dan lebih tangguh bagi semua orang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....