Kasus ISPA Serasan Timur Capai 36 Kasus

  • 19 Sep 2026 08:19 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Serasan Timur tercatat sebanyak 36 kasus selama periode 1 hingga 17 September 2026. Data tersebut merupakan kasus rawat jalan yang tercatat di UPTD Puskesmas Serasan Timur.

Berdasarkan data puskesmas, kasus ISPA ditemukan hampir setiap hari selama periode tersebut. Jumlah tertinggi tercatat pada 2 dan 11 September, masing-masing sebanyak 7 kasus.

Kepala UPTD Puskesmas Serasan Timur, Tata Suparti kepada RRI, Jumat 18 September 2026, mengatakan kualitas udara di Serasan Timur hari ini masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap. “Hari ini tinggi, Pak, untuk kualitas udara tidak sehat di Serasan Timur, baru mau mulai hujan, tapi hujannya tidak deras, Pak,” ujar Tata Suparti.

Selain ISPA, data puskesmas juga mencatat terdapat sejumlah gangguan kesehatan lainnya selama periode tersebut. Pada 9 September tercatat satu kasus infark miokard akut dan satu kasus gagal jantung kongestif, sedangkan pada 14 dan 15 September masing-masing tercatat satu kasus asma.

Kondisi kualitas udara yang tidak sehat selama kabut asap berlangsung berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Puskesmas Serasan Timur mengimbau warga meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Masyarakat dianjurkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan di luar rumah ketika kualitas udara memburuk. Warga juga diminta memperbanyak minum air putih dan menjaga kondisi tubuh selama kabut asap masih berlangsung.

Sementara itu, Tata Suparti menyampaikan kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD di wilayah tersebut masih tercatat nol kasus hingga 18 September 2026. Kondisi tersebut berdasarkan pemantauan dan pencatatan kasus di wilayah kerja UPTD Puskesmas Serasan Timur selama September.

Puskesmas Serasan Timur tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap belum membaik. Warga yang mengalami keluhan seperti batuk, pilek, demam, sesak napas, atau gangguan kesehatan lainnya diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....