Pelatihan Diversifikasi Anyaman Pandan
- 16 Sep 2026 18:30 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Pelatihan diversifikasi anyaman pandan digelar di Pusat Layanan Usaha Terpadu atau PLUT, kawasan samping Plaza IKM Natuna. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna untuk meningkatkan keterampilan pengolahan dan pengembangan produk anyaman pandan.
Kabid Ekraf Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Wan Andriko mengatakan, pelatihan tersebut menekankan keterampilan menjahit sebagai salah satu kemampuan utama yang harus dikuasai seluruh peserta. Kemampuan tersebut diperlukan agar peserta dapat mengembangkan anyaman pandan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah.
Peserta pelatihan berasal dari Kelarik, Serasan, Sedanau, dan Ranai. Selain itu, kegiatan juga melibatkan perwakilan organisasi wanita, Dharma Wanita Persatuan atau DWP, PKK, serta kalangan akademisi.

Wan Andriko kepada RRI, Rabu 16 September 2026, mengatakan, diversifikasi dilakukan agar produk berbahan anyaman pandan tidak hanya dibuat dalam bentuk yang sama. “Peserta harus bisa menjahit karena itu menjadi salah satu keahlian utama dalam pengembangan produk anyaman pandan,” ujarnya.
Menurut Wan Andriko, keterlibatan peserta dari berbagai wilayah diharapkan dapat memperluas pengembangan kerajinan berbahan pandan di Natuna. Pertukaran pengalaman antarpeserta juga menjadi bagian penting selama pelatihan berlangsung.
Pelatihan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelaku kerajinan, tetapi juga melibatkan organisasi wanita dan akademisi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong munculnya ide serta inovasi baru dalam pengembangan produk ekonomi kreatif.
Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 17 September 2026. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran dan praktik yang berkaitan dengan pengembangan serta diversifikasi produk anyaman pandan.
Wan Andriko berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan setelah pelatihan selesai. Pengembangan produk anyaman pandan diharapkan mampu meningkatkan kreativitas sekaligus nilai ekonomi kerajinan lokal Natuna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....