Kualitas Udara Serasan Timur Bervariasi, PM10 Masuk Kategori Tidak Sehat

  • 15 Sep 2026 07:49 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna :Hasil pengukuran kualitas udara di wilayah Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, menunjukkan kondisi yang bervariasi. Pengukuran dilakukan oleh UPTD Puskesmas Serasan Timur pada Senin, 14 September 2026, pukul 09.00 WIB. Pengukuran dilakukan secara langsung menggunakan alat Particle Counter DAZ-400, sebagai bagian dari pemantauan kondisi kualitas udara di wilayah Serasan Timur.

Berdasarkan hasil pengukuran, terdapat empat parameter yang diperiksa, yakni PM2,5, PM10, suhu udara dan kelembapan. Untuk parameter PM2,5, konsentrasi yang terukur mencapai 33 µg/m³. Angka tersebut masih berada di bawah nilai acuan sebesar 55 µg/m³ sehingga masuk dalam kategori baik.

Sementara konsentrasi PM10 tercatat 124 µg/m³, atau berada di atas nilai acuan sebesar 75 µg/m³. Kondisi tersebut masuk dalam kategori tidak sehat. Selain itu, suhu udara saat pengukuran tercatat 29 derajat Celsius, lebih tinggi dari rentang acuan 20 hingga 26 derajat Celsius sehingga dikategorikan hangat.

Sedangkan tingkat kelembapan udara mencapai 85 persen, jauh di atas rentang acuan 40 hingga 60 persen dan masuk kategori sangat tinggi. Dengan kondisi tersebut, UPTD Puskesmas Serasan Timur menetapkan status kualitas udara pada waktu pengukuran berada dalam kondisi baik hingga tidak sehat, tergantung parameter yang diukur.

Camat Serasan Timur Erwandi mengatakan, hasil pengukuran kualitas udara tersebut menjadi perhatian pemerintah kecamatan, terutama dengan ditemukannya konsentrasi PM10 yang berada di atas nilai acuan .Erwandi menjelaskan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama ketika terlihat adanya kabut atau asap. Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah. Hal tersebut terutama penting bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Camat juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Warga yang mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada maupun gangguan pernapasan lainnya diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama ketika terlihat adanya kabut atau asap. Kita diimbau Warga mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk " Ujar Erwandi

Erwandi menambahkan, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menyikapi kondisi kualitas udara di wilayah Serasan Timur. Masyarakat diharapkan mengikuti imbauan kesehatan dan tidak mengabaikan kondisi udara yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Sementara itu, hasil pengukuran UPTD Puskesmas Serasan Timur menjadi dokumen pemantauan kualitas udara pada 14 September 2026. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengutamakan kesehatan, khususnya apabila kondisi udara kembali menunjukkan peningkatan partikulat atau terlihat berkabut dan berasap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....