Olimpiade Madrasah Indonesia Digelar Secara Daring
- 12 Sep 2026 15:44 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Natuna mengikutsertakan 18 peserta dalam Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Natuna. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring sehingga peserta mengikuti ujian dari lokasi masing-masing.
Peserta MAN 1 Natuna mengikuti enam bidang studi yang dilombakan, yakni matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi dan geografi. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus membawa nama madrasah dalam ajang kompetisi tingkat daerah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Natuna, Fuji Rohyatin, kepada RRI, Jumat 11 September 2026, mengatakan pelaksanaan secara daring membuat titik lokasi ujian berada di tempat masing-masing peserta. Menurutnya, kompetisi tersebut masih berada pada tahapan tingkat Kabupaten Natuna sebelum berlanjut ke jenjang berikutnya. “Kalau juara satu di tingkat kabupaten, nanti akan dikirim ke tingkat provinsi, kemudian juara satu provinsi akan mewakili ke tingkat nasional,” ujarnya.
Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia dilakukan secara bertahap sesuai jenjang wilayah kompetisi. Para peserta mengikuti proses seleksi dengan bidang studi yang telah ditentukan untuk memperoleh hasil terbaik pada tingkat Kabupaten Natuna.
Fuji menjelaskan, selama pembelajaran daring, guru juga memanfaatkan berbagai media untuk tetap memberikan materi dan penugasan kepada siswa. Sebagian guru menggunakan grup WhatsApp kelas, sedangkan lainnya memanfaatkan platform Quizizz sebagai sarana pembelajaran.
Pemanfaatan media pembelajaran daring tersebut membantu guru tetap berkomunikasi dengan peserta didik meskipun kegiatan belajar tidak berlangsung secara tatap muka. Siswa juga dapat menerima tugas dan materi melalui perangkat yang tersedia di tempat masing-masing.
MAN 1 Natuna juga masih menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah atau BDR hingga 9 September 2026. Perpanjangan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang masih berada dalam kategori tidak sehat.
Pihak madrasah berharap para siswa tetap aktif mengikuti pembelajaran dan berbagai kegiatan akademik selama pembelajaran berlangsung secara daring. Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia juga diharapkan menjadi pengalaman bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi pada jenjang yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....