Bhante Vuddiko Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua Selagi Hidup

  • 27 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna — Tradisi Ulambana tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang keluarga yang telah meninggal dunia. Tradisi tersebut juga menjadi pengingat pentingnya memberikan penghormatan, perhatian, dan kasih sayang kepada orang tua selama masih hidup seperti yang dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026 di Vihara Samudra Bhakti.

Bhante Vuddiko

Bhante Vuddiko mengatakan, tradisi Ulambana merupakan salah satu bentuk bakti sanak keluarga yang masih hidup kepada anggota keluarga maupun leluhur yang telah meninggal. Melalui kebajikan yang dilakukan, umat diajak untuk tetap mengingat dan memberikan penghormatan kepada mereka.

Ia menjelaskan, umat tidak mengetahui secara pasti di alam mana sanak keluarga yang telah meninggal terlahir. Karena itu, kebajikan yang dilakukan melalui tradisi Ulambana diharapkan dapat membantu para leluhur sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kebajikan bagi keluarga yang masih hidup.

“Kita tidak hanya mengingat atau menolong mereka di saat masih hidup, bahkan setelah mati pun kita juga harus menolong mereka, melakukan kebajikan terhadap mereka,” kata Bhante Vuddiko.

Menurutnya, salah satu bentuk penghormatan dalam tradisi tersebut dapat dilakukan dengan hadir ke vihara dan melaksanakan patidana untuk sanak keluarga yang telah meninggal. Kegiatan itu menjadi wujud bakti anak dan keluarga yang masih hidup dalam mengenang serta menghormati leluhur.

Namun, Bhante Vuddiko menekankan bahwa nilai kebajikan dan penghormatan seharusnya tidak hanya dilakukan ketika tradisi Ulambana berlangsung. Masyarakat hendaknya membiasakan diri untuk saling menghargai, menghormati, dan peduli kepada keluarga maupun orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menunjukkan kepedulian setelah seseorang meninggal dunia, ketika penyesalan dan rasa bersalah sudah muncul. Justru saat orang tua masih hidup, perhatian dan penghormatan harus diberikan secara nyata, termasuk melalui hal sederhana seperti menyapa dan menanyakan kabar.

“Hargailah di saat orang tua kita masih hidup, pedulilah terhadap orang tua kita ketika masih hidup dan berikanlah penghormatan yang sebesar-besarnya kepada orang tua kita,” ungkap Bhante Vuddiko.

Pesan tersebut, menurut Bhante Vuddiko, tidak hanya berlaku bagi umat Buddha, tetapi menjadi nilai kemanusiaan yang dapat diterapkan oleh siapa pun. Selama masih memiliki orang tua dan keluarga, masyarakat diajak untuk terus peduli, menghormati, dan memberikan kasih sayang sebelum kesempatan tersebut tidak lagi dimiliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....