Merdeka Dari Sampah, Kemasan Plastik Jadi Tas Kerja
- 24 Agt 2026 14:15 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Kemasan plastik isi ulang yang biasanya menjadi sampah diubah menjadi tas kerja yang kuat, fungsional, dan ramah lingkungan oleh Komunitas Sehati dan Pecinta Lingkungan. Inovasi ini menjadi salah satu upaya mengurangi sampah plastik sekaligus meningkatkan nilai ekonomis barang bekas.
Ketua Komunitas Sehati dan Pecinta Lingkungan, Hazriani, kepada RRI, Senin 24 Agustus 2026, mengatakan proses pembuatan tas dimulai dengan menggunting kemasan plastik sesuai pola yang diinginkan. Potongan kemasan kemudian dijahit menjadi lembaran besar sebagai dasar tas pada bagian sisi kiri dan kanan.
| Baca juga: Penyerahan Ecobrick Hari Lingkungan Hidup |
“Plastik kemasan ini kami manfaatkan kembali menjadi tas kerja yang bisa digunakan untuk membawa perlengkapan,” ujar Hazriani. Ia menjelaskan, setelah lembaran plastik selesai dijahit, kedua sisi tas kemudian dipasang tali, resleting, dan kain pelapis pada bagian dalam.
Menurut Hazriani, tas yang dihasilkan memiliki sejumlah keunggulan karena tahan air, cukup kuat, dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Pemanfaatan tersebut juga memperpanjang masa guna kemasan plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah.
Ia menilai pengolahan sampah dapat dimulai dari lingkungan rumah dengan memilah barang yang masih bisa dimanfaatkan. Kreativitas dalam mengolah sampah dinilai mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomis.
Hazriani mengajak masyarakat tidak terburu-buru membuang kemasan plastik yang masih dapat dimanfaatkan. Sampah yang dipilah dan diolah kembali diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
Ia berharap pemanfaatan kemasan plastik menjadi produk kerajinan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga berpotensi menjadi peluang usaha dengan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....