DKPP Natuna Uji Sampel PSAT di SPPG Bunguran Batubi

  • 15 Agt 2026 11:24 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna melakukan pengawasan dan pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan atau PSAT di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Bunguran Batubi ,Jumat 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bahan pangan segar yang digunakan dalam penyediaan makanan memenuhi aspek keamanan dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel bahan pangan segar yang digunakan di SPPG Bunguran Batubi untuk selanjutnya dilakukan pengujian terhadap kandungan residu pestisida .Dalam kegiatan tersebut, petugas DKPP mengambil tiga sampel komoditas pangan segar asal tumbuhan, yakni kacang panjang, semangka dan cabai merah.

Ketiga sampel tersebut kemudian dilakukan pengujian menggunakan perangkat pengujian yang tersedia untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan pestisida pada bahan pangan. Hasil pengujian terhadap ketiga sampel tersebut menunjukkan hasil negatif dari pestisida.

Dengan hasil tersebut, DKPP Natuna memastikan sampel kacang panjang, semangka dan cabai merah yang diuji dalam kegiatan tersebut tidak menunjukkan adanya kandungan pestisida . Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali, mengatakan pengawasan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam memastikan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat berada dalam kondisi aman.

“Pengawasan dan pengujian ini merupakan langkah kita untuk memastikan pangan segar yang digunakan dalam penyediaan makanan di SPPG memenuhi aspek keamanan pangan. Hasil pengujian tiga sampel yang kita ambil, yaitu kacang panjang, semangka dan cabai merah, menunjukkan hasil negatif dari pestisida,” ujar Wan Sazali.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan untuk mengetahui kondisi pangan, tetapi juga menjadi upaya memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat, khususnya penerima manfaat makanan yang disediakan melalui SPPG. Wan Sazali menambahkan, DKPP Kabupaten Natuna akan terus melakukan pengawasan terhadap pangan segar asal tumbuhan yang beredar dan dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

Pengawasan tersebut juga diharapkan dapat mendorong para pelaku usaha maupun pemasok pangan agar memperhatikan kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan sebelum sampai kepada konsumen. Selain aspek keamanan pangan, pengawasan PSAT juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan di Kabupaten Natuna.

DKPP Natuna sebelumnya juga terus mendorong penguatan sektor pertanian dan pangan daerah melalui peningkatan produksi, kualitas komoditas serta sinergi dengan petani dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan adanya pengujian secara berkala, pemerintah daerah berharap keamanan bahan pangan dapat terus terjaga, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat terhadap pangan yang dikonsumsi sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....