Karhutla Natuna Januari hingga Juli 2026 Capai 112 Peristiwa

  • 14 Agt 2026 11:55 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di wilayah Natuna terhitung sejak januari hingga Juli 2026 sudah mencapai 112 kali peristiwa. Jumlah tersebut merupakan peristiwa yang dilaporkan dan ditangani oleh Dinas Pemakadam Kebakaran (Damkar) Natuna.

Kepala Dinas Damkar Natuna, Syawal Saleh dalam dialognya dengan RRI Ranai, Selasa 12 Agustus 2026 mengatakan pihaknya mencatat berdasarkan dari laporan yang masuk serta upaya penanganannya. Peristiwa Karhutla yang terbanyak di wilayah Natuna ujarnya terjadi pada bulan Maret lalu.

Menurutnya jika berdasarkan perkiraan BMKG, intensitas curah hujan di Natuna menurun pada juli hingga November mendatang maka kemungkinan peluang Karhutla kembali banyak terjadi. Pihaknya juga menduga dari banyak Karhutla yang terjadi dimungkinkan adanya faktor aktivitas manusia ditambah dengan kondisi cuaca panas.

“Selama ini yang kami lihat dilapangan itu, pasti ada aktivitas diwilayah wilayah yang sering terjadi kebakaran tadi misalnya pembukaan lahan.” Ujar Syawal.

Selain itu ujarnya dari informasi yang mereka terima ada juga aktivitas orang dengan kegiatan yang dilakukan meskipun lahan yang terbakar bukan miliknya. Ia menyontohkan adanya aktivitas seperti berburu atau mencari madu.

“Tapi ini secara mendalam belum pernah kita lakukan investigasi lah, biasanya kejadian kejadian itu penyebabnya salah satu itu ditambah adanya musim kemarau” Ujarnya lagi

Dikatakan Syawal, dari peristiwa Karhutla di Natuna rata-rata merupakan kebakaran lahan yang terlantar. Sementara untuk kebakaran di kawasan hutan sendiri ujarnya untuk Natuna tidak sering terjadi.

“ Kondisi hutan kita di Natuna tidak seperti di luar negeri ya..yang mudah terbakar karena ada pohon pinus. Tapi kalau di Natuna jika api masuk sampai ke kawasan hutan dia bisa padam kecuali jika diserta dengan angin kencang.” Ujar kadis Damkar menjelaskan kepada presenter Rudiah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....