Tiga Siswa SMAN 1 Bunguran Timur Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif

  • 05 Agt 2026 15:00 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Tiga siswa SMAN 1 Bunguran Timur terpilih mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai kepemiluan sekaligus mendorong lahirnya pengawas partisipatif dari kalangan generasi muda.

Tiga siswa yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Nur Apriza, Rido Aji Dedi Putra, dan Keysya Rehelprila Putri. Mereka menjadi perwakilan SMAN 1 Bunguran Timur bersama peserta dari sekolah lain yang telah ditetapkan oleh Bawaslu Kabupaten Natuna.

Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, Ida Susanti, kepada RRI, Rabu, 5 Agustus 2026 mengatakan keikutsertaan siswa dalam P2P merupakan kesempatan yang baik untuk menambah wawasan tentang demokrasi dan pengawasan pemilu. Menurutnya, pendidikan tersebut juga mampu membentuk karakter siswa yang peduli terhadap proses demokrasi.

"Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada tiga siswa SMAN 1 Bunguran Timur untuk mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif. Kami berharap mereka dapat mengikuti kegiatan dengan baik, kemudian membagikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada teman-teman di sekolah," ujarnya. Ida menambahkan sekolah terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan karakter peserta didik.

Ia menjelaskan pendidikan kepemiluan sejak usia sekolah penting untuk membangun budaya demokrasi yang sehat. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Pihak sekolah juga berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya dalam menumbuhkan sikap kritis, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan diharapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.

SMAN 1 Bunguran Timur berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi peserta didik melalui berbagai kegiatan di luar pembelajaran. Sekolah berharap keikutsertaan siswa dalam Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap demokrasi di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....