Pawai Muharram Jadi Sarana Pelestarian Budaya Melayu
- 20 Jun 2026 06:42 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Pawai Muharam yang digelar SMAN 2 Bunguran Timur tidak hanya menjadi peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi muda. Kegiatan tersebut berlangsung meriah pada Kamis, 18 Juni 2026 dengan melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.
Berbagai unsur budaya dan nilai keislaman ditampilkan sepanjang kegiatan berlangsung. Tradisi pembagian telur merah menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat Natuna.
Ketua Panitia, Asninova, S.Ag, kepada RRI, Jumat, 19 Juni 2026 mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk mengenalkan nilai budaya Melayu kepada peserta didik. Menurutnya, pelestarian budaya perlu dilakukan sejak usia sekolah agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan nilai budaya Melayu kepada peserta didik sekaligus menanamkan pentingnya menjaga tradisi yang mengandung pesan kebersamaan dan kepedulian sosial," ucapnya.

Ia berharap para siswa dapat menjadi generasi yang mampu menjaga dan melestarikan budaya daerah. Menurutnya, budaya lokal perlu terus diwariskan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Asninova menilai pawai menjadi media yang efektif untuk menghubungkan pendidikan dengan budaya lokal. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan, siswa dapat memahami makna tradisi yang diwariskan masyarakat Melayu.
Ia mengatakan peringatan Tahun Baru Islam juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter peserta didik. Selain meningkatkan keimanan, kegiatan tersebut turut menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan itu, sekolah berharap nilai-nilai budaya dan keislaman dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selain menjadi ajang syiar Islam, pawai juga menjadi upaya menjaga tradisi lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....