Limbah Kayu Diolah Jadi Souvenir Bernilai Ekonomi
- 24 Apr 2026 13:32 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Limbah kayu yang sebelumnya terbuang kini dimanfaatkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi di Kabupaten Natuna. Inovasi ini menjadi salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Beragam produk dihasilkan mulai dari gantungan kunci karakter, papan nama, hingga lukisan dari foto asli. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bertahap agar menghasilkan kualitas produk yang baik.
| Baca juga: Siswa Natuna Olah Limbah Jadi Eco Enzyme |

Pemilik Bertuah Handycraft, Sigit Rahmad Rifai, menyampaikan bahan baku berasal dari kayu sisa yang tidak lagi digunakan. Menurutnya, limbah tersebut masih dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai jual.
“Bahan bakunya dari sisa kayu yang tidak terpakai, lalu kami olah menjadi produk bernilai seni dan bernilai ekonomi,” ujarnya kepada RRI, Jumat 24 April 2026. Produk yang dihasilkan juga dibuat dengan ciri khas agar memiliki identitas tersendiri.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp10 ribu sehingga cukup terjangkau bagi masyarakat. Kondisi ini membuat produk kerajinan tersebut mulai diminati sebagai souvenir khas daerah.
Selain menjadi peluang usaha, kerajinan ini juga membantu mengurangi limbah kayu di lingkungan. Pemanfaatan bahan sisa dinilai dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.
Sigit berharap usahanya terus berkembang dan semakin dikenal luas. Ia optimistis produk lokal Natuna mampu bersaing apabila terus didukung dan dikembangkan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....