Konflik Internal Picu Penutupan Dapur Program Gizi di Sedanau

  • 23 Mar 2026 08:35 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Penghentian operasional dapur program makan bergizi di Sedanau diduga kuat dipicu adanya konflik internal . Diduga konflik muncul antara Yayasan Rakyat Cerdas Ternutrisi dengan mitra kerja.

Perselisihan disebut berawal dari persoalan yang melibatkan salah satu asisten lapangan. Namun, permasalahan tersebut diduga lebih bersifat personal dibanding profesional.

Sekretaris yayasan, Agung Anugrah Putra, saat dikonfirmasi pada 23 Maret 2026, menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan tenaga tersebut secara sepihak.

“Asisten lapangan itu direkrut oleh mitra, sehingga keputusan terkait statusnya bukan berada di tangan yayasan,” jelasnya.

Ia juga menilai bahwa konflik yang terjadi bukan berkaitan dengan kinerja di lapangan, melainkan persoalan di luar pekerjaan.

Dalam perkembangannya, Mitra diketahui telah melaporkan persoalan ini ke Badan Gizi Nasional dengan usulan perubahan pengelola. Tidak lama setelah itu, keputusan penutupan dapur diambil tanpa kesepakatan bersama.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mitra terkait langkah yang diambil maupun solusi atas polemik tersebut. Situasi ini menimbulkan ketidakpastian terhadap kelanjutan program di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....